Anak usia dini berada pada masa emas (golden age) perkembangan, di mana stimulasi yang tepat sangat berpengaruh terhadap perkembangan kognitifnya. Dalam praktik pembelajaran, diperlukan media yang menarik, interaktif, dan kontekstual.
Namun, saat ini penggunaan bahasa daerah, khususnya bahasa Jawa, mulai mengalami penurunan dalam kehidupan sehari-hari anak. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang tidak hanya merangsang kognitif, tetapi juga mengenalkan nilai budaya lokal sejak dini.
Stimulasi kognitif pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam mendukung perkembangan berpikir, bahasa, dan pemecahan masalah.
Salah satu inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan adalah penggunaan APE busy book inovatif berbasis kearifan lokal untuk pengenalan bahasa Jawa, buku interaktif yang berisi aktivitas permainan edukatif untuk mengenalkan kosakata bahasa Jawa yang sederhana mengenalkan nama-nama anggota keluarga, meliputi buyut kakung, buyut putri, mbah kakung, mbah putri, bapak, ibu, pak dhe, bu dhe, pak lik, bu lik, mas, mbak, adik, kula.
Kegiatan pembelajaran menggunakan APE busy book inovatif ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan perkembangan Bahasa anak melalui permainan. Kegiatan ini dilaksanakan di KB Cendekia Bapangan pada tanggal 7 April 2026 saat jam pembelajaran inti dilingkungan sekolah atau saat bermain sambil belajar.
Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi guru sebagai fasilitator, anak-anak sebagai peserta didik, serta dapat melibatkan orang tua dalam kegiatan tertentu sebagai bentuk dukungan pembelajaran.
Sebagai guru kelas di KB Cendekia, kami telah membiasakan penggunaan bahasa Jawa dalam kegiatan pembelajaran setiap hari Kamis. Kegiatan ini melibatkan seluruh anak dan guru sebagai upaya melestarikan kearifan lokal sekaligus menstimulasi perkembangan bahasa anak sejak usia dini.
Melalui kegiatan rutin ini, terlihat adanya peningkatan dalam kemampuan bahasa anak serta tumbuhnya rasa cinta terhadap budaya daerah. Oleh karena itu, pembiasaan berbahasa Jawa setiap hari Kamis menjadi salah satu program unggulan di KB Cendekia dalam mendukung perkembangan kognitif dan karakter anak.
APE busy book inovatif berbahan kain flanel merupakan media pembelajaran interaktif yang dirancang untuk melatih kemampuan kognitif dan motorik halus anak melalui aktivitas bermain yang menyenangkan. Media ini dilengkapi dengan berbagai gambar dan kantong dari kain flanel yang dapat dilepas-pasang.
Adapun cara bermainnya adalah guru menyiapkan APE busy book inovatif berbahan kain flanel yang berisi gambar-gambar tertentu, serta kartu-kartu kecil yang sesuai dengan gambar tersebut. Pada setiap halaman terdapat kantong flanel sebagai tempat memasukkan kartu.
Guru memperkenalkan APE busy book inovatif kepada anak dengan menunjukkan gambar dan kartu yang tersedia. Guru menjelaskan bahwa anak akan mencocokkan gambar dan memasukkan kartu ke dalam kantong yang sesuai. Anak diminta mengambil kartu bergambar, kemudian mencocokkannya dengan gambar yang terdapat pada halaman APE busy book inovatif.
Kegiatan ini melatih kemampuan berpikir dan penegenalan visual anak. Setelah menemukan pasangan yang tepat, anak memasukkan kartu ke dalam kantong flannel yang sesuai dengan gambar.
Aktifitas ini melatih ketelitian, koordinasi mata dan tangan, serta motorik halus. Guru mendampingi anak dengan memberikan arahan dan pertanyaan sederhana, seperti menyebutkan nama gambar atau warna, termasuk menggunakan kosakata bahasa Jawa agar anak lebih mengenal Bahasa daerah. Anak diajak mengulang kegiatan untuk memperkuat pemahaman. Guru juga memberikan apresiasi agar anak semakin percaya diri.
APE Busy book inovatif berbasis kearifan lokal untuk pengenalan bahasa Jawa merupakan inovasi pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi kemampuan kognitif anak. Media ini tidak hanya membuat anak lebih cerdas, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap Bahasa dan budaya Jawa. Oleh karena itu, penggunaan media ini sangat baik diterapkan di KB Cendekia agar pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.
Oleh: Mun Faridlotus Sholihah







