Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dorong Kreativitas dan Inovasi sebagai Identitas Daerah, Wabup Jepara Lantik Pengurus Gekrafs Periode 2026-2029

KlikFakta.com, JEPARA– Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), menekankan pentingnya peran Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) dalam memperkuat jati diri daerah melalui inovasi dan kreativitas . Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gekrafs Kabupaten Jepara masa bakti 2026-2029 di Pendopo RA Kartini, Sabtu (13/6/2026) siang.

Dalam prosesi tersebut, pengurus DPC Gekrafs Jepara resmi dilantik oleh Ketua Umum Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Gekrafs Jawa Tengah, Berty Diah Rahmana. Muhammad Abdul Chaq terpilih dan resmi mengemban amanah sebagai Ketua DPC Gekrafs Jepara untuk periode tiga tahun ke depan.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Jepara, Gus Hajar menyampaikan harapan besar agar Gekrafs tidak sekadar menjadi organisasi seremonial. Beliau menegaskan bahwa masa depan ekonomi Jepara bergantung pada kemampuan pelaku usaha dalam mengolah nilai kreativitas.

“Saya meyakini, masa depan Jepara tidak cukup hanya menjual produk. Kita harus menjual kreativitas, desain, cerita budaya, dan identitas Jepara. Karena nilai ekonomi terbesar pada masa depan justru lahir dari kreativitas, inovasi, dan kekuatan merek,” tegas Gus Hajar dalam sambutannya.

Beliau memaparkan data tahun 2025 yang menunjukkan kekuatan industri furnitur kayu Jepara dengan nilai investasi mencapai lebih dari Rp1,17 triliun dari 892 perusahaan. Namun, Gus Hajar menghimbau agar Gekrafs mampu menjadi motor penggerak yang membawa UMKM lokal naik kelas dan merambah pasar digital dengan branding yang kuat.

“Jangan hanya membangun organisasi yang ramai kegiatan. Jadikan organisasi yang menghasilkan dampak. Jangan hanya menyusun program kerja, tetapi pastikan program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Gus Hajar sebagai pesan kepada pengurus baru.

Senada dengan harapan tersebut, Ketua DPC Gekrafs Jepara, Muhammad Abdul Chaq, dalam sambutan perdananya menyatakan komitmennya untuk menjadikan Gekrafs sebagai organisasi inklusif. Ia menyatakan kesiapan organisasi untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak demi memajukan ekosistem ekonomi kreatif di Jepara.

“Mari berkolaborasi aktif, mari terus berkarya agar eksistensi anak muda bisa terlihat dan berdampak pada masyarakat Jepara khususnya, dan masyarakat Indonesia secara umum,” ujar Abdul Chaq.

Acara pelantikan yang mengusung tema “Bangkit Berkarya, Bergerak Berdaya” ini merupakan implementasi program kerja Gekrafs tahun 2026. Dengan IPM Jepara yang kini berada di angka 74,90 dan angka kemiskinan yang turun menjadi 5,79 persen, kehadiran Gekrafs diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan “Jepara MULUS” (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius).

Gekrafs sendiri merupakan organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2019 dan berfungsi sebagai penghubung antara kreator, pemerintah, dan investor untuk mengembangkan sektor kreatif di Indonesia.(ADV)

Share: