Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

BAZNAS Jepara Gandeng Pengusaha Adri Abdurrahman, Bidik Potensi Zakat Sektor Swasta

(Foto: KlikFakta/Aris.S)

KlikFakta.com, JEPARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara terus bergerak aktif menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan guna meningkatkan capaian penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kali ini, BAZNAS membidik sektor swasta dengan merangkul salah satu pengusaha sukses asal Desa Tahunan, H. Adri Abdurrahman.

Langkah strategis ini diawali dengan kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh jajaran pimpinan BAZNAS Jepara ke kediaman H. Adri di Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Jepara, pada Kamis (11/6/2026).

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Jepara, M. Nasrullah Huda, dengan didampingi Wakil Ketua I Ali Masyhuri dan Wakil Ketua IV Nanang Niamillah.

Ketua BAZNAS Jepara, M. Nasrullah Huda menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi dengan para pelaku usaha di Jepara. Ia berharap H. Adri, yang dikenal memiliki gurita bisnis di bidang mebel, transportasi, hingga Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), dapat menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS.

“Kami yakin para pengusaha di Jepara itu sudah secara rutin menunaikan zakatnya, hanya saja selama ini belum tercatat dan terlaporkan resmi. Untuk itu, kami mendorong agar para pengusaha berzakat lewat BAZNAS sehingga administrasinya tercatat, termasuk bagaimana distribusinya,” ujar Gus Huda, panggilan akrab M.Nasrullah Huda.

Gus Huda menambahkan, BAZNAS Jepara juga menawarkan fleksibilitas bagi para muzakki (pembayar zakat). Melalui skema atau akad muqayyadah, dimana para pengusaha diberikan keleluasaan untuk mengusulkan sendiri calon mustahik (penerima zakat) yang dinilai tepat sasaran untuk dibantu oleh BAZNAS.

Selain menyosialisasikan program, dalam pertemuan tersebut rombongan BAZNAS juga meminta masukan dari pengusaha asal Sumatera Barat tersebut demi kemajuan dan eksistensi BAZNAS Jepara ke depan.

Merespons ajakan tersebut, H. Adri Abdurrahman menyambut baik dan menyatakan komitmennya untuk menyalurkan sebagian dana zakatnya melalui BAZNAS Jepara. Ia mengakui, selama ini dirinya lebih sering mendistribusikan dana zakat secara mandiri kepada masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Di hadapan pimpinan BAZNAS, H. Adri juga membagikan pengalamannya terkait tantangan terbesar dalam penyaluran bantuan sosial. Menurutnya, hambatan utama di lapangan bukanlah ketersediaan modal, melainkan mentalitas masyarakat.

“Yang paling berat itu adalah mengubah mental atau mindset miskin yang ada di masyarakat,” kata H. Adri.

Ia menceritakan pengalamannya memberikan bantuan produktif yang berujung gagal akibat kendala mentalitas tersebut.

“Pernah ada warga yang saya beri bantuan dua ekor sapi untuk dipelihara, tetapi pada akhirnya justru dijual dan uangnya dibelikan sepeda motor. Dan masih banyak lagi kasus yang seperti itu,” ungkapnya miris.

Meski menghadapi tantangan tersebut, H. Adri menegaskan kesiapannya untuk mendukung program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas BAZNAS.

Ke depan, H. Adri berkomitmen untuk menjembatani komunikasi antara BAZNAS Jepara dengan asosiasi atau jejaring pengusaha lainnya di Bumi Kartini. Langkah ini diharapkan mampu membangun gerakan zakat kolektif di kalangan pengusaha untuk membantu pemerintah daerah dalam mengakselerasi pengentasan kemiskinan.

Reporter: Aris.S

Share: