Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Video Memilukan Bocah Kena Rabies Tak Bisa Telan Air

Ilustrasi digigit anjing (Disway.id)

KlikFakta.cpm – Sebuah video memilukan viral di media sosial memperlihatkan seorang bocah yang terjangkit rabies. Bocah tersebut sebelumnya digigit anjing.

Salah satu yang mengunggah video itu adalah akun Twitter @Pai_C1.

Cuma mengingatkan diri sendiri juga sekeliling… hati2 jaga anak kecil dari anjing/hewan lain yang berbahaya. Anak ini jadi korban MD kena gigit anjing Rabies di Buleleng,” demikian isi keterangan video.

Adapun maksud MD tersebut adalah meninggal dunia.

Dalam video memilukan itu tampak seorang bocah bersama dua orang dewasa di fasilitas kesehatan. Tangan anak itu sudah terpasang infus.

Petugas kesehatan meminta anak itu minum air gelas kemasan. Namun begitu menenggak sedikit air, anak itu langsung menunjukkan reaksi meronta seperti kejang.

Reaksi anak yang menyebut dirinya ‘adek’ itu disebut hydrophobia.

Hydrophobia merupakan kondisi ketakutan berlebih terhadap air akibat infeksi rabies. Kondisi satu ini menandakan tahap akhir infeksi virus.

Orang yang sampai tahap hydrophobia akan merasa ketakutan atau panik yang ekstrem saat melihat, merasakan, mengecap, atau mendengar air.

Itu karena virus rabies yang sudah menyebar membuat mereka kesakitan dan tidak mampu menelan air. Untuk antisipasi, akhirnya mereka menolak minum air atau berkontak langsung.

Virus rabies merupakan virus yang menginfeksi otak dan saraf yang dapat berakibat fatal. Selain ketakutan pada air, penderita rabies tahap akhir juga mengalami beberapa gejala lain.

Di antaranya hiperaktif, agresi atau kebingungan, kondisi mental yang berubah, kesulitan bernapas, halusinasi visual atau pendengaran (seperti melihat atau mendengar sesuatu).

Kemudian gejala lainnya berupa kejang otot, produksi air liur berlebihan, mulut berbusa atau mengeluarkan liur, fluktuasi kesadaran (kadang sadar dan tidak), dan kejang.

Bila sudah tahap ini, dokter hanya bisa berfokus untuk membuat penderita senyaman mungkin daripada menyembuhkan infeksinya. Pasalnya setelah gejala hydrophobia muncul, kematian biasanya terjadi dalam beberapa hari.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *