Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Lapangan Golf Blora jadi Tempat Mesum, Bupati Rencana Ubah jadi Pusat Edukasi

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kunden, Bripka Teguh Waluyo menunjukkan bungkus jamu kuat yang ditemukan di lapangan golf Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora (Foto: Kompas.com)

KlikFakta.com, BLORA – Lapangan Golf Blora di Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora yang terbengkalai kini menjadi tempat mesum. Pasalnya dari lapangan seluas 10 hektar itu sering ditemukan alat kontrasepsi hingga jamu kuat.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kunden, Bripka Teguh Waluyo mengatakan pihaknya beberapa kali mendapatkan laporan warga terkait aktivitas pasangan kekasih di area lapangan golf.

“Kami kerap menemukan sepasang orang bukan suami istri. Melakukan perbuatan tak semestinya,” katanya. Dilansir Kompas.com Rabu (17/1/2024).

“Kami pernah menemukan kayak alat kontrasepsi ataupun tisu magic sama jamu kuat pernah ada di sekitar sini,” tambah dia.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengaku sudah punya rencana terkait pemanfaatan lapangan golf mangkrak itu.

“Rencana untuk semacam pusat edukasi, ada untuk tanam-tanaman dan buah-buahan, karena wahananya kan luas nah ini intinya untuk pusat edukasi, objek wisata,” ucap Arief, Rabu (17/1/2024)..

Pihaknya juga sudah menawarkan ke beberapa investor.

“Tapi, namanya investasi kan butuh perencanaan mau dipakai buat apa. Sebenarnya terkait lapangan golf sudah ada yang berminat, tinggal nanti kita matangkan,” terang dia.

Sebelumnya, salah seorang warga Kunden, Muhamad Syafii (41) menyayangkan pemanfataan lapangan golf yang kurang maksimal.

“Setelah tidak digunakan, lapangan golf terlihat rimbun, dan kalau sore dan malam hari banyak anak-anak usia sekolah pada tongkrong di sini,” ucap dia.

Hal itu ia sampaikan saat acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kunden RKPD Tahun 2025. Pada Selasa (16/1/2024) di Aula Kelurahan setempat.

Lurah Kunden, Fiqri Hidayat membenarkan adanya beberapa alat kontrasepsi tercecer di area lapangan golf tersebut.

“Banyak beberapa kondom bekas yang ada di lapangan itu,” kata dia.

Menurutnya, lapangan tersebut merupakan aset milik Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blora.

“Beberapa kali saya dihubungi oleh beberapa teman yang ingin memanfaatkan lapangan golf. Baik itu ingin berjualan, ingin menjadikan lapangan golf jadi tempat wisata maupun menjadi hutan kota. Ada yang mau menjadikan wahana outbond dan lainnya, jadi ada efek ekonominya ke warga sekitar,” terang dia.

Sumber: Kompas.com

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *