Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

BAZNAS Jepara Salurkan Beasiswa Kartu Santri untuk 21 Peserta Didik Pesantren Salaf

klikFakta.com, JEPARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara memperluas jangkauan program bantuan pendidikannya ke sektor nonformal. Mulai Agustus 2026, lembaga pengelola zakat tersebut meluncurkan program Beasiswa Kartu Santri Jepara (KSJ) yang ditujukan bagi para santri asal Jepara yang tengah menimba ilmu di berbagai pondok pesantren di Indonesia.

Sebagai bentuk sosialisasi dan pemantapan program, BAZNAS Jepara mengumpulkan 21 perwakilan wali santri penerima beasiswa di kantor BAZNAS Jepara pada Rabu (26/8/2026). Pengarahan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Jepara M. Nasrullah Huda, didampingi jajaran wakil ketua, serta dihadiri pengurus Keluarga Santri Jepara.

Ketua BAZNAS Jepara, M. Nasrullah Huda, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Jepara.

Selama ini, BAZNAS telah merealisasikan bantuan pendidikan formal melalui Beasiswa Mahasiswa Produktif (BMP) bagi mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara, serta menyokong program Kartu Sarjana Pemkab Jepara untuk sekitar 300 mahasiswa.

Meski demikian, pihak BAZNAS menilai pendidikan nonformal, khususnya pondok pesantren salafiyah memiliki peran yang tidak kalah vital dalam membentuk karakter dan kepemimpinan masyarakat.

IMG 20260826 WA0018

“Pondok pesantren memberikan sumbangsih besar dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagian besar tokoh masyarakat dan tokoh bangsa terdahulu merupakan produk dari ponpes salaf. Oleh karena itu, BAZNAS memandang perlu untuk memberikan perhatian nyata kepada para santri ini,” ujar pria yang akrab disapa Gus Huda tersebut.

Gus Huda menjelaskan, nominal bantuan Beasiswa KSJ disetara dengan penerima program Kartu Sarjana, yakni sebesar Rp1,5 juta per semester untuk setiap santri. Pada tahap awal peluncuran ini, BAZNAS Jepara sebenarnya menyediakan kuota hingga 100 santri. Namun, hingga batas akhir pendaftaran, sebanyak 21 santri terverifikasi dan berhak menerima bantuan. Pihaknya berharap cakupan penerima program ini dapat terus meningkat pada masa mendatang.

Program beasiswa ini mendapat sambutan hangat dari para orang tua penerima manfaat. Zumrotin, wali santri asal Desa Sumanding, Kecamatan Kembang, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut cukup meringankan beban operasional pendidikan anaknya, Aldi Hermawan, yang kini menempuh tahun keenam di Ponpes Hidayatul Mubtadiin, Lirboyo, Kediri.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari BAZNAS Jepara. Ini sangat membantu biaya mondok anak saya. Semoga menjadi berkah,” ungkap Zumrotin.

Ia menambahkan, kebutuhan operasional bulanan anaknya di pesantren mencapai sekitar Rp400 ribu untuk syahriah pondok, atau hingga Rp1 juta jika diakumulasikan dengan kebutuhan sekolah formal di dalam pesantren.

Reporter: Aris.S

Share: