KlikFakta.com, PATI – Sejak awal tahun hingga September 2022, Dinas Sosial Pati mencatat sebanyak 12 kasus kekerasan anak. Kasus tersebut adalah jumlah yang sudah terlapor, meliputi kekerasan fisik hingga seksual.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nikmah Munfaat mengatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“12 kasus itu data yang terlapor ke kami. Itu yang melapor dan kami tangani,” katanya.

Kasus kekerasan seksual, kata dia, sudah diakukan penyidikan oleh Polres setempat. Ada pula kasus yang selesai lewat jalur kekeluargaan.

Selain itu, masih ada kasus yang sampai saat ini belum terselesaikan. Seperti kasus pemerkosaan oleh kakek kepada disabilitas yang belum selesai bahkan hingga korban sudah melahirkan.

“Kami masih melakukan proses penyidikan terkait kasus itu. Sementara ini menunggu tes DNA-nya,” kata Kasatreskrim Polres Pati AKP Ghala Rimba Doa Sirrang.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Pati Muntamah menilai kasus kekerasan anak hendaknya jadi perhatian bersama, dari pihak pemerintah hingga orang tua.

“Kasus kekerasan anak ini harus menjadi perhatian semua pihak. Misalnya dinas terkait lebih intens dan optimal dalam hal anak ini. Bisa sosialisasi ke orangtua,” ucapnya.

MM