Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Cara Asyik Rayakan Kemerdekaan di Jepara, Deru Motor Jadul dan Senja Destinasi Wisata, Dipadu Jalan Mulus Jadi Panggung Nostalgia

klikFakta.com, JEPARA – Deru mesin motor jadul memecah suasana senja di Kabupaten Jepara, Selasa (11/8) sore.

Satu per satu motor tua dengan tampilan khas melintasi jalan protokol hingga kawasan destinasi andalan Jepara, membawa suasana masa lalu kembali hadir di tengah hiruk-pikuk kota.

Tak hanya motornya yang klasik. Para pengendaranya pun tampil dengan busana bernuansa jadul. Ada yang mengenakan pakaian bergaya era tempo dulu, lengkap dengan aksesori yang semakin menguatkan nuansa nostalgia.

Ratusan motor jadul itu mengaspal dalam kegiatan “Riding Merdeka Melaju di Jalan Mulus” dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (11/8/2026) sore.

Dari Pendopo Kabupaten Jepara, rombongan bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan. Tujuannya antara lain Stadion GBK Jepara, kawasan wisata Pantai Bandengan hingga Pantai Kartini.

Sepanjang perjalanan, pemandangan yang tersaji bukan sekadar deretan motor tua. Masyarakat yang berada di pinggir jalan ikut menyapa. Sebagian tersenyum, melambaikan tangan, bahkan tak sedikit yang mengabadikan rombongan dengan kamera ponsel.

Suasana semakin terasa ketika rombongan melintas di kawasan pesisir Pantai Kartini. Langit sore Jepara menjadi latar perjalanan, sementara suara mesin motor klasik berpadu dengan riuh masyarakat yang menyaksikan.

Di tengah suasana tersebut, slogan pembangunan OTW Jepara MULUS seolah mendapat panggungnya sendiri. Jalanan yang dilalui rombongan tampak nyaman untuk dilewati.

IMG 20260811 WA0024

“Dalam rangka HUT RI ke-81 kita riding bareng artis-artis Lorenza dan masyarakat jadul Jepara. Jadi kita flashback ke masa lalu, bagian dari refreshing saja. Ada dua ratus lebih motor klasik, hingga bajunya juga klasik,” tutur Bupati Jepara Witiarso Utomo.

Riding tersebut menjadi cara berbeda untuk menikmati Jepara. Bukan hanya soal perjalanan dengan motor-motor yang memiliki cerita panjang, tetapi juga menjadi ruang untuk bernostalgia sekaligus menikmati wajah Jepara dari atas kendaraan.

Menariknya, perjalanan kali ini juga menjadi semacam “uji jalan” bagi program perbaikan infrastruktur yang tengah digenjot Pemerintah Kabupaten Jepara.

“Ada lebih dari 200 motor kalsik yang ikut dan melewati jalanan yang telah mulus semua. Yang belum mulus tahun ini akan segera kita muluskan,” kata Witiarso.

Senja pun perlahan turun. Deretan motor klasik terus bergerak menyusuri jalan Jepara. Mesin-mesin tua itu mungkin membawa cerita dari masa lalu, tetapi sore itu mereka melintas di atas jalanan Jepara yang sedang menatap masa depan.

Bagi warga yang menyaksikan, pemandangan tersebut menjadi hiburan tersendiri. Bagi para peserta, ini adalah perjalanan kembali ke masa lalu.

Dan bagi Jepara, sore itu bukan sekadar OTW Jepara MULUS. Jepara seperti sedang menunjukkan bahwa slogan itu perlahan telah menjadi sesuatu yang bisa dirasakan di jalanan.

Reporter: Aris.S

Share: