Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Naik Kelas! Pemkab Jepara Bina 30 UMKM Lewat Inkubator Bisnis Kartini

KlikFakta.com, JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara terus memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri lokal dengan mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri dan berdaya saing. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Kartini Inkubator Bisnis yang digagas oleh Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans).

Kepala Diskopukmnakertrans,
Zamroni Lestiaza, menjelaskan bahwa program pendampingan Kartini Inkubator Bisnis 2026 dilaksanakan selama tujuh bulan secara paralel. Para pelaku usaha akan didampingi oleh enam mentor dan enam pendamping tenant.

Dari total 87 pendaftar, terpilih 30 pelaku usaha (tenant) yang lolos seleksi. Mereka kemudian dibagi ke dalam enam kelompok, masing-masing terdiri dari lima tenant. Setiap kelompok mendapatkan pendampingan intensif dari satu mentor dan satu pendamping.

Selama program berlangsung, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas dari pemerintah daerah, seperti workshop tematik, business matching untuk membuka akses pasar dan permodalan, benchmarking sebagai studi komparasi bisnis, hingga literasi sertifikasi halal serta akses ketenagakerjaan.

“Ini menunjukkan komitmen Pemkab Jepara dalam mengembangkan UMKM agar naik kelas, sehingga visi Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS) dapat terwujud,” ujar Zamroni.

Sementara itu, Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit), mendorong para peserta untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usaha. Ia juga meminta Diskopukmnakertrans melakukan evaluasi terhadap berbagai kelemahan program agar dapat diperbaiki dan berkelanjutan pada tahun berikutnya.

“Melalui program inkubator bisnis ini, diharapkan lahir tunas-tunas wirausaha yang mampu memperkuat ekosistem industri lokal Jepara sekaligus mendukung ekonomi keluarga,” ujar Mas Wiwit saat memberikan sambutan di Gedung Shima, Selasa (5/5/2026).

Iebih lanjut, Mas Wiwit menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan komitmen bersama. Para peserta diminta memiliki roadmap bisnis yang jelas serta target peningkatan omzet.

Mas Wiwit juga mengingatkan agar para peserta tidak berhenti di tengah jalan. Menurutnya, masa inkubasi selama tujuh bulan merupakan investasi penting untuk masa depan usaha.

“Hadapi setiap tantangan dan serap ilmu sebanyak-banyaknya dari para mentor. Lakukan scale-up, karena target kita bukan sekadar bertahan, tetapi bagaimana usaha bisa naik kelas. Mari kita bangga dengan UMKM lokal, sinergi kuat, Jepara hebat,” pungkasnya.(ADV)

Share: