klikFakta.com, JEPARA – Lapangan hijau Stadion Kamal Djunaidi Jepara menjadi ajang adu kemampuan para pekerja dari berbagai perusahaan dalam Bupati Cup Antar PT 2026, Sabtu (8/8/2026). Sebanyak 27 tim ambil bagian dalam turnamen sepak bola yang mempertemukan karyawan dari beragam sektor industri.
Turnamen tersebut tidak sekadar menjadi arena perebutan trofi Bupati. Bagi para pekerja, kompetisi ini menjadi ruang untuk menyalurkan hobi, menjaga kebugaran, sekaligus memperluas silaturahmi antarkaryawan dari perusahaan yang berbeda.
Peserta berasal dari berbagai sektor, di antaranya perusahaan garmen, furnitur hingga lembaga keuangan.
Panitia menyiapkan total hadiah Rp10 juta. Tim yang keluar sebagai juara pertama berhak membawa pulang Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, sedangkan juara ketiga memperoleh Rp1 juta.
Perwakilan panitia, Erwin, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut berangkat dari tingginya antusiasme buruh dan karyawan terhadap olahraga sepak bola.
“Bupati Cup Antar PT ini untuk mengakomodir teman-teman buruh dan karyawan yang sebagian besar suka dengan sepak bola,” kata Erwin saat pembukaan.
Menurut dia, turnamen tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan perdana. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Jepara dapat memberikan ruang dan dukungan agar kompetisi olahraga antarkaryawan bisa menjadi agenda rutin.

“Kita berharap ke depan hal-hal seperti ini bisa diakomodir Pemkab Jepara. Karena kita sebagai buruh sudah berkontribusi pajak tidak kecil kepada pemerintah,” ujarnya.
Kompetisi dijadwalkan berlangsung hingga September 2026. Pertandingan digelar setiap Sabtu dan Minggu dengan tiga laga dalam sehari.
Untuk menjaga kompetisi tetap efektif, panitia menerapkan sistem gugur. Setiap pertandingan dimainkan dalam dua babak dengan durasi masing-masing 35 menit.
“Kita pakai sistem gugur supaya tidak terlalu panjang event ini berlangsung,” ujar Erwin.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Jepara, Samiadji, menyambut positif pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi antarkaryawan dapat menjadi sarana membangun komunikasi sekaligus mempererat hubungan antarpeserta yang berasal dari perusahaan berbeda.
“Ciptakan event ini sebagai momentum untuk bersilaturahmi dan saling menyambung tali persaudaraan,” kata Samiadji.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, pertandingan harus menjadi ruang kebersamaan dan tidak boleh berubah menjadi pemicu konflik.
“Jangan sampai ada insiden atau anarkisme dalam bentuk apa pun. Jangan sampai ada kerusuhan. Sebab kita semua datang ke sini dalam rangka menjalin tali persaudaraan,” tegasnya.
Dengan keikutsertaan 27 tim, Bupati Cup Antar PT 2026 menjadi salah satu wadah baru bagi pekerja di Jepara untuk bertemu dan berkompetisi melalui olahraga.
Antusiasme peserta tersebut sekaligus menjadi modal bagi panitia untuk mendorong agar turnamen antarkaryawan dapat dikembangkan lebih jauh dan menjadi agenda olahraga pekerja yang digelar secara berkelanjutan di Kabupaten Jepara.
Reporter: Aris.S







