Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Go Green di Masjid Al-Falah Sragen, Mahasiswa UIN Sunan Kudus Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Masjid

klikFakta.com, SRAGEN – Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi ruang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut diwujudkan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Terintegrasi KKL Program Studi Manajemen Dakwah UIN Sunan Kudus melalui program “Go Green: Gerakan Ketahanan Pangan Masjid” di Masjid Al-Falah Sragen, Minggu (19/7/2026).

Program ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan di sekitar masjid untuk ditanami berbagai tanaman pangan. Selain membuat lingkungan masjid lebih hijau, hasil tanaman nantinya diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan pelayanan di Masjid Al-Falah, seperti makan siang gratis, hidangan berbuka puasa, serta kebutuhan jamaah dan musafir.

Kegiatan tersebut digagas oleh tujuh mahasiswa PPL Terintegrasi KKL, yaitu Elisa, Muhammad Khoirurroziqin selaku Koordinator PPL, Sania Batsna Mukhbita, Muhammad Alvin Fuadi, Dwi Fitria Ningtyas, Nisa Fadliha Rizqo selaku Sekretaris, dan Salma Ramadhani.
Program ini mendapat pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Moh. Anwar Yasfin, M.Pd., Koordinator Pembimbing Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Dicky Priambodo, S.Sos., serta dukungan dari Ketua Ta’mir Masjid Raya Al-Falah Sragen, Ir. Kusnadi Ikhwani.

Koordinator PPL, Muhammad Khoirurroziqin, mengatakan bahwa program Go Green menjadi langkah awal untuk mengajak lingkungan masjid lebih peduli terhadap ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang ada di lingkungan masjid bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang sederhana, tetapi memberikan manfaat. Harapannya, program ini dapat terus dirawat dan dikembangkan oleh pengurus masjid setelah kegiatan PPL selesai,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bersama pengurus masjid melakukan penataan lahan, penanaman tanaman pangan, dan menyiapkan pola perawatan tanaman. Pengelolaan selanjutnya akan dilanjutkan oleh pengurus masjid agar program dapat tetap berjalan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Program Go Green juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa Manajemen Dakwah untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam kegiatan penanaman, tetapi juga belajar merencanakan, mengatur, menjalankan, dan mengevaluasi sebuah program bersama masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap keberadaan masjid dapat terus berkembang sebagai tempat ibadah sekaligus ruang pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Go Green menjadi langkah sederhana untuk menghidupkan kembali potensi lahan masjid. Dari lingkungan yang lebih hijau, diharapkan tumbuh manfaat yang lebih luas bagi jamaah dan masyarakat sekitar.

Share: