Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Berat Badan Meroket Pasca Lebaran? Tidak Kalau Simak Tips Ini

Ilustrasi berat badan meroket pasca lebaran (Foto: Suara)

KlikFakta.com – Lebaran biasanya identik dengan makan-makan, hingga tanpa sadar berat badan jadi meroket alias naik secara drastis. Bahkan pada beberapa orang, kenaikan dramatis ini bisa menjadi obesitas.

Bukan hal baru lagi, pola makan saat berpuasa jadi berbanding terbalik di hari raya. Hampir di setiap rumah menyediakan cemilan atau makanan yang siap menjamu.

Jika tidak berhati-hati dan kurang kontrol diri, bukan tidak mungkin berat badan bisa meroket.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah obesitas pasca lebaran.

1. Makan Perlahan dan Minum Air

Menerapkan pola makan sehat tak perlu teknik yang sulit. Cukup terapkan mindfulness eating, yakni menikmati makanan dengan makan perlahan. Dengan cara ini, makan akan menciptakan rasa kepuasan.

Selain itu, untuk rasa kenyang “sebelum makan, cobalah untuk minum air mineral segelas penuh,” kata Dokter Spesialis Gizi Klinik Eka Hospital, dr. Oki Yonatan.

2. Aktivitas Fisik

Naiknya berat badan akibat dari penimbunan lemak dalam tubuh. Karena itu cara untuk mengatasinya adalah membakar lemak melalui aktivitas fisik. Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, Firman menyebut aktivitas fisik 30 menit per hari bisa mencegah menumpuknya lemak.

“Dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin dan teratur dapat membakar lemak dan kalori dalam tubuh. Sehingga dapat mencegah penimbunan lemak dalam tubuh,” katanya.

3. Perhatikan Asupan Makanan

Firman mengungkapkan, untuk mencegah berat badan meroket setelah lebaran harus dengan memenuhi asupan protein harian.

Melansir dari Kemenkes, rata-rata laki-laki perlu memakan 55gr protein dan perempuan 45gr protein setiap hari. Jumlah itu sekitar dua genggaman daging, ikan, tahu, atau kacang-kacangan.

Selanjutnya, menghindari makanan atau minuman tinggi gula. Menurut Firman, seseorang juga perlu menghindari minuman bersoda, jus buah kemasan, dan minuman beralkohol.

Kemudian, memilih diet rendah karbohidrat yang efektif mencegah kenaikan berat badan.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *