Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

KKP dan Pemkab Jepara Matangkan Rencana Budidaya Rumput Laut di Kemujan

KlikFakta.com, JEPARA – Potensi rumput laut di kawasan Karimunjawa terus didorong untuk berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir. Untuk memastikan program berjalan sesuai rencana, Dinas Perikanan Kabupaten Jepara bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pengecekan sarana dan prasarana Program Modelling Budidaya Rumput Laut di Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, awal Oktober 2026.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung sekaligus melihat kondisi bibit rumput laut yang akan digunakan dalam pengembangan kawasan budidaya.

Dalam kegiatan itu, tim melakukan pemeriksaan terhadap bibit rumput laut serta sejumlah sarana dan prasarana yang dipersiapkan untuk mendukung tahapan pembibitan hingga pembesaran.

Program tersebut mencakup bantuan 90 unit sarana kebun produksi, 40 unit sarana kebun pembibitan untuk enam kelompok pembudidaya, sembilan unit perahu, serta satu unit rumah ikat.

Berbagai sarana tersebut diproyeksikan untuk menunjang aktivitas pembudidaya, mulai dari penyediaan dan pengembangan bibit hingga proses produksi rumput laut di kawasan budidaya.

Dari sisi ketersediaan bibit, sebanyak 3,2 ton bibit rumput laut telah disalurkan untuk pengembangan Kebun Bibit Rumput Laut (KBRL). Selain itu, sebanyak 28,8 ton bibit dialokasikan untuk tahap pembesaran yang akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan sarana dan kondisi kawasan budidaya.

Pengembangan KBRL menjadi salah satu bagian penting dalam program tersebut. Keberadaan kebun bibit diharapkan dapat menjaga ketersediaan bibit berkualitas sehingga kebutuhan pembudidaya untuk kegiatan produksi dapat dipenuhi secara berkelanjutan.

Program Modelling Budidaya Rumput Laut di Kemujan diarahkan untuk mengembangkan kawasan budidaya yang sebelumnya telah dimanfaatkan masyarakat. Pengembangan dilakukan melalui revitalisasi kawasan, transfer teknologi, penerapan sarana budidaya yang lebih ramah lingkungan, serta penggunaan bibit rumput laut unggul.

Total kawasan yang dikembangkan mencapai 50 hektare, terdiri atas 5 hektare Kebun Bibit Rumput Laut dan 45 hektare kawasan pembesaran.

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi rumput laut, tetapi juga mendorong pembudidaya menerapkan metode budidaya yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Di sisi lain, pengembangan kawasan budidaya rumput laut di Kemujan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir. Peningkatan produktivitas dan pengelolaan budidaya yang lebih baik berpotensi membuka ruang peningkatan pendapatan sekaligus memperkuat mata pencaharian masyarakat di kawasan Karimunjawa.

Dengan dukungan sarana, teknologi, serta pengembangan bibit, kawasan Kemujan diharapkan mampu menjadi salah satu sentra pengembangan budidaya rumput laut yang produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Jepara.(ADV)

Share: