klikFakta.com, KUDUS — Edukasi mengenai kepedulian lingkungan dikenalkan kepada siswa sejak dini oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 073 UIN Sunan Kudus melalui kegiatan daur ulang sampah di MI NU Miftakhul Ulum, Kamis (13/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas 5A diajak mengenal pentingnya pengelolaan sampah sekaligus berkreasi mengubah tutup botol bekas menjadi gantungan kunci.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi lingkungan secara kreatif dan menyenangkan. Setelah melakukan beberapa kali observasi di lingkungan sekolah, mahasiswa KKN melihat adanya peluang untuk memperkuat pemahaman siswa mengenai pemanfaatan dan pengelolaan sampah melalui kegiatan praktik.
Kegiatan ini juga selaras dengan tema KKN terkait ekoteologi, yang menekankan pentingnya membangun kesadaran manusia untuk menjaga dan merawat lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap alam.
Koordinator Desa KKN Kelompok 073 Desa Karangampel, M. Sabiqul Fajri, mengatakan edukasi lingkungan perlu dikenalkan kepada anak-anak melalui kegiatan yang sederhana, kreatif, dan menyenangkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak anak-anak memahami bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti memilah dan memanfaatkan kembali barang yang masih bisa digunakan. Harapannya, kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh sejak dini dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fajri.
Sosialisasi dikemas secara nonformal agar siswa dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan lebih mudah memahami materi. Acara diawali dengan pengenalan anggota KKN Kelompok 073, penyampaian tujuan kegiatan, serta materi mengenai sampah dan pentingnya menjaga lingkungan.
Mahasiswa KKN kemudian mengajak siswa mengenal konsep daur ulang melalui pemanfaatan barang bekas. Dalam kegiatan tersebut, tutup botol yang sudah tidak terpakai dimanfaatkan menjadi bahan untuk membuat gantungan kunci.
Praktik pembuatan gantungan kunci dipandu langsung oleh mahasiswa KKN Kelompok 073 UIN Sunan Kudus. Siswa diberikan kesempatan untuk mengikuti proses pembuatan sekaligus berkreasi dengan bahan yang telah disiapkan.
Salah satu siswa kelas 5A MI NU Miftakhul Ulum, Zahira, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN memberikan pengalaman baru bagi para siswa.
“Kegiatan ini sangat membantu dan seru bagi kita,” ujar Zahira.
Setelah praktik selesai, mahasiswa KKN membagikan gantungan kunci kepada para siswa sebagai hasil karya sekaligus pengingat mengenai pentingnya memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara siswa kelas 5A MI NU Miftakhul Ulum dan mahasiswa KKN Kelompok 073 UIN Sunan Kudus.
Melalui kegiatan tersebut, KKN Kelompok 073 UIN Sunan Kudus berupaya menghadirkan edukasi lingkungan yang tidak hanya disampaikan melalui materi, tetapi juga melalui pengalaman langsung dan kreativitas.
Daur ulang sampah menjadi karya diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekaligus mengenalkan bahwa barang bekas masih dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai.







