Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Ketua DPRD Jepara Hadiri Peringatan Maulid, Beri Santunan ke Yatama

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna saat memberikan santunan kepada Yatama, Rabu (26/8/2026)

klikFakta.com, JEPARA – Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Musholla Nurul Huda, Desa Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peresmian gedung baru TPQ Nurul Huda.

Acara berlangsung khidmat dan penuh suasana kebersamaan. Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama masyarakat dan para santri TPQ Nurul Huda.

Dalam kesempatan itu, Agus Sutisna juga memberikan santunan kepada 10 anak yatama. Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus ajakan untuk terus memperhatikan dan menyayangi anak-anak yatim di lingkungan masyarakat.

Agus Sutisna mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah, terutama dalam kepedulian kepada sesama, memperkuat persaudaraan dan membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Agus.

Menurutnya, keberadaan TPQ memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga mempunyai akhlak yang baik dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Gedung baru TPQ Nurul Huda ini mudah-mudahan menjadi tempat yang membawa keberkahan dan menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar Al-Qur’an serta memperdalam ilmu agama. Kita berharap dari sini lahir generasi Jepara yang berilmu, berakhlak dan memiliki kepedulian sosial,” katanya.

Agus juga mengapresiasi para tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus TPQ, serta seluruh warga yang terus menjaga kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipelihara, termasuk dalam memperhatikan anak yatim dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

“Jangan sampai ada anak-anak yatim yang merasa sendiri. Kepedulian kita, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi mereka. Mari kita jadikan semangat Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian dan gotong royong,” pungkasnya.(ADV)

Share: