Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Jepara Perkuat Semangat Marhaenisme

(Foto: klikFakta/Aris.S)

klikFakta.com, JEPARA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jepara memperingati Bulan Bung Karno 2026 dengan menggelar Sarasehan Kebangsaan dan Doa Bersama di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara, Selasa (30/6/2026) malam.

Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus DPC, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jepara, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jepara itu menjadi momentum memperkuat pemahaman ideologi partai sekaligus meneguhkan komitmen kader untuk terus berpihak kepada rakyat.

Acara diawali dengan santunan kepada anak yatim, dilanjutkan sarasehan kebangsaan, doa bersama, dan ramah tamah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara, Junarso, mengatakan Bulan Bung Karno memiliki makna historis yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, bulan Juni menjadi rangkaian momentum lahirnya Pancasila pada 1 Juni, hari lahir Bung Karno pada 6 Juni, serta hari wafat Sang Proklamator pada 21 Juni.

“Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno, seperti nasionalisme, gotong royong, dan keberpihakan kepada rakyat kecil,” ujarnya.

Junarso menegaskan, seluruh kader PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan menjaga semangat perjuangan Bung Karno dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jepara, Sutrisno, mengingatkan bahwa kader partai harus selalu hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Menurutnya, PDI Perjuangan lahir dari perjuangan wong cilik sehingga seluruh kader wajib mendengarkan aspirasi masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang mereka hadapi.

“Rakyat adalah kekuatan utama partai. Karena itu kader harus hadir ketika masyarakat membutuhkan serta terus memperjuangkan kepentingan mereka melalui berbagai bentuk pengabdian,” katanya.

Dalam sarasehan tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jepara dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Rokhmat atau Andi Andong sapaan akrabnya, menyampaikan materi mengenai Marhaenisme sebagai landasan ideologi perjuangan partai.

Ia menjelaskan, Marhaenisme lahir dari pemikiran Bung Karno setelah melihat kondisi rakyat yang memiliki alat produksi sederhana, tetapi belum mampu hidup sejahtera akibat sistem ekonomi yang tidak berpihak kepada mereka.

Menurut Andi, semangat Marhaenisme masih sangat relevan diterapkan saat ini melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan, penguatan UMKM, petani, nelayan, dan kelompok usaha produktif lainnya.

Ia juga mengajak seluruh kader mengimplementasikan ajaran Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Kader PDI Perjuangan tidak cukup hanya memahami ideologi. Yang lebih penting adalah menghadirkannya dalam tindakan nyata melalui pemberdayaan ekonomi rakyat dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar bangsa Indonesia senantiasa menjaga persatuan, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta melanjutkan cita-cita perjuangan Bung Karno menuju masyarakat yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial.

Reporter: Aris.S

Share: