Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, BAZNAS Salurkan 25.000 Liter Air Bersih di Desa Kaliombo

BAZNAS Jepara salurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Desa Kaliombo, Kecamatan Pecangaan, Selasa (20/10/2026).

KlikFakta.com, JEPARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 25.000 liter untuk warga yang terdampak kekeringan di Desa Kaliombo, Kecamatan Pecangaan, Selasa (20/10/2026). Penyaluran ini dilakukan guna meringankan beban masyarakat yang sudah beberapa bulan terakhir kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Distribusi air bersih tersebut dikawal langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Jepara, Ali Masyhuri, serta dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Desa Kaliombo. Bantuan diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami krisis air terparah.

Kasi Kesra Desa Kaliombo, Jamaludin Malik, mengungkapkan bahwa kekeringan di wilayahnya merupakan fenomena tahunan yang berdampak pada ratusan warga. Berdasarkan data pihak desa, krisis air bersih melanda warga RT 7 RW 2 sebanyak 128 jiwa dari 39 KK, serta warga RT 6 RW 1 sebanyak 231 jiwa dari 73 KK.

“Kekeringan hampir setiap tahun terjadi dan menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Jamaludin, Selasa (20/20/2026).

Ia menambahkan, pihak desa telah mengajukan permohonan bantuan air bersih ke berbagai pihak, termasuk BPBD Jepara dan BAZNAS, sejak Agustus lalu. “Pada Agustus kami sudah mengajukan permohonan, dan pada 4 September droping air mulai dikirim dari BPBD Jepara,” imbuhnya.

IMG 20261020 WA0015
(Foto: KlikFakta/Aris.S)

Salah seorang warga RT 7 RW 2, Ana Sofiana (37), mengaku sangat bersyukur atas bantuan air bersih yang disalurkan oleh BAZNAS Jepara. Ibu tiga anak ini menceritakan betapa sulitnya memenuhi kebutuhan air harian selama musim kemarau.

“Sumur kering dan aliran PDAM juga tidak selalu nyala, sehingga kami memang mengandalkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” tutur Ana penuh gembira.

Jika bantuan tak kunjung datang, Ana terpaksa membeli air bersih seharga Rp1.000 per galon untuk konsumsi. Sementara untuk mencuci pakaian, ia harus menumpang ke rumah orang tuanya di Desa Pecangaan Kulon.

Atas bantuan yang diterima, Ana menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Jepara serta mendoakan keberkahan bagi para muzaki.

“Terima kasih BAZNAS Jepara atas bantuan yang diberikan, setetes air yang disalurkan sangat bermanfaat bagi warga Kaliombo. Semoga para muzaki yang telah berzakat melalui BAZNAS Jepara diberikan keberkahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Jepara, Ali Masyhuri, menegaskan bahwa aksi tanggap bencana kekeringan ini merupakan wujud kepedulian dan amanah dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS dari para muzaki.

“Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Kabupaten Jepara untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus membantu meringankan beban warga yang terdampak krisis air bersih di berbagai wilayah Jepara,” ujar Ali Masyhuri.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Jepara, sehingga program-program kemanusiaan seperti penanganan kekeringan ini dapat terus terlaksana secara berkelanjutan dan tepat sasaran.(Aris.S)

Editor: Saiful

Share: