KlikFakta.com, JEPARA — Persaingan perebutan gelar juara BRI Super League 2025/2026 dipastikan berlangsung hingga pekan terakhir. Posisi pemuncak klasemen masih belum sepenuhnya aman, sehingga laga penutup musim menjadi penentu arah perebutan trofi.
Salah satu pertandingan yang diprediksi menyita perhatian adalah duel antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada pekan ke-34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Pertandingan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi peta persaingan juara musim ini.
Persijap datang dengan modal cukup positif setelah mampu menahan imbang Borneo FC Samarinda tanpa gol pada laga sebelumnya.
Hasil tersebut menunjukkan soliditas permainan tim berjuluk Laskar Kalinyamat, terutama dalam menjaga lini pertahanan menghadapi tekanan lawan.
Meski berstatus sebagai tim promosi dan menjadi satu-satunya wakil kabupaten yang berlaga di BRI Super League musim ini, Persijap mampu menunjukkan perkembangan performa sepanjang kompetisi berjalan.
Hingga menjelang laga terakhir, tim asal Jepara itu tercatat mengoleksi 35 poin dan berada di peringkat ke-13 klasemen sementara.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, menegaskan timnya tetap fokus menghadapi pertandingan dengan disiplin dan motivasi tinggi meskipun tidak berada dalam tekanan perebutan gelar.
“Kami tahu pertandingan ini sangat penting bagi perebutan gelar juara. Namun fokus kami tetap sama, yaitu bermain disiplin, menunjukkan karakter tim, dan memberikan perlawanan terbaik. Persijap datang tanpa tekanan, tetapi dengan motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif,” ujar Mario Lemos.
Solidnya organisasi pertahanan menjadi salah satu kekuatan utama Persijap musim ini. Saat menghadapi Borneo FC, lini belakang Persijap mampu meredam sejumlah peluang lawan, termasuk berkat penampilan penjaga gawang Muhammad Ardiansyah yang tampil konsisten di bawah mistar.
Selain bertahan, Persijap juga memiliki potensi ancaman melalui skema serangan balik cepat. Kehadiran Carlos Franca dan Sudi Abdallah beberapa kali menjadi pembeda saat tim menghadapi situasi sulit di lapangan.
Di sisi lain, Persib Bandung diperkirakan akan menghadapi tekanan besar karena dituntut meraih hasil maksimal demi menjaga peluang juara. Bermain di hadapan pendukung sendiri dapat menjadi keuntungan, namun ekspektasi tinggi juga berpotensi menambah beban dalam laga krusial tersebut.
Pertandingan Persib kontra Persijap diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi. Bagi Persib, hasil laga dapat menentukan nasib perebutan trofi musim ini. Sementara bagi Persijap, pertandingan menjadi kesempatan untuk kembali membuktikan kemampuan mereka bersaing dan memberi kejutan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dengan kondisi tersebut, Persijap berpotensi memainkan peran penting sebagai penentu dalam persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026 pada pekan terakhir musim ini.
Reporter: Aris.S







