Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Jalan Cepu-Randublatung Rusak Parah Viral, Wabup Blora Mengadu Langsung, Begini Respon Gubernur Jateng

Kondisi jalan rusak Cepu-Randublatung Kabupaten Blora (Foto: Media Sosial)

KlikFakta.com, JAWA TENGAH – Kerusakan parah di ruas jalan Cepu–Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, viral di media sosial dan menjadi sorotan warganet.

Hal itu pun menimbulkan reaksi dari Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, yang menyampaikan keluhan tersebut secara langsung di hadapan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam agenda Rembug Pembangunan Jawa Tengah yang digelar di Kudus pada 26 Mei 2026 lalu.

Menanggapi keluhan tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan respon terkait kerusakan parah jalan Cepu-Randublatung yang viral. Ia menjelaskan bahwa ketika viral harus dilakukan mitigasi dengan melakukan pengecekan dan disesuaikan dengan kemampuan.

“Viral itu harus dimitigasi. Satu, dilakukan pengecekan. Dua, disesuaikan dengan kemampuan,” ujar Luthfi dikutip dari akun Tiktok @berita_blora, Jum’at (29/5/2026).

Luthfi menceritakan kejadian yang sempat viral ketika seorang lurah di Sragen gulung-gulung di jalan yang berlubang. Kemudian ia menanyakan kepada Bupati soal Lurah yang gulung di jalan berlubang dan viral. Lalu, Bupati tersebut menjawab jika jalan itu dibangun, tidak ada manfaatnya dan biayanya besar sekali, dan lebih memilih jalan yang memiliki manfaat bagi masyarakat.

Luthfi menegaskan bahwa yang bisa memanage terkait hal tersebut adalah Bupati, Dinas

“Makanya yang bisa memanage adalah yang tau wilayah, Bupati, Walikota dan Dinasnya,” tegasnya.

“Harus mempunyai skala prioritas, karena dengan keterbatasan fiskal dan tekanan fiskal, kita harus bisa mensiasati yang semacam itu,” imbuhnya.

Luthfi menyebut bahwa sebagai pejabat publik viral adalah suatu hal yang biasa. Ia juga mengingatkan ketika menjadi pejabat publik tidak viral, maka jangan menjadi pejabat publik.

“Kalau kita sebagai pejabat publik viral, biasa. Kalau tidak viral jangan jadi pejabat publik,” jelasnya.

Luthfi menekankan untuk lebih rajin dalam memitigasi terhadap problem jalan di wilayah masing-masing. Menurutnya, yang masyarakat tau yang penting jalan tersebut mulus.

“Tetapi bagaimana kita harus lebih rajin, untuk bisa memitigasi terhadap problem jalan di wilayah kita. Yang lebih utama, masyarakat tidak pernah tau bahwa itu jalan siapa, yang penting jalan itu mulus,” kata Luthfi.

Luthfi meminta agar kemudian masyarakat untuk dirangkul dan diberi pengertian terkait apa yang dibutuhkan.

“Itu harus kita rangkul, kita reduksi mereka, kita kasih perhatian, dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Laporan: Saiful

Share: