Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pabrik Busa di Mayong Dilalap Api, Dua Karyawan Alami Luka Bakar Parah

klikFakta.com, Jepara — Kebakaran hebat terjadi di fasilitas produksi milik PT Chengqi Industrial Indonesia yang berlokasi di Desa Pringtulis, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Selasa (17/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Edy Marwoto, mengungkapkan bahwa api diduga berasal dari sambaran petir yang mengenai instalasi listrik serta material busa setengah jadi yang tengah diproses di area produksi.

WhatsApp Image 2026 01 17 at 16.16.46

Perusahaan tersebut diketahui bergerak di bidang manufaktur plastik dan busa yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan tas dan sepatu.

“Insiden ini mengakibatkan dua pekerja mengalami luka bakar berat, dengan tingkat luka sekitar 50 persen dan 70 persen. Keduanya merupakan pekerja laki-laki berinisial D dan R, dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit wilayah Mayong,” ujar Edy.

Api dengan cepat menjalar karena sebagian besar bahan di dalam pabrik bersifat mudah terbakar. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 16 ribu meter persegi. Hingga saat ini, nilai kerugian materiil masih dalam tahap pendataan.

Sebanyak 13 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api dan melakukan suplai air. Armada tersebut berasal dari Damkar Jepara (4 unit), Damkar Kota Jati (1 unit), serta bantuan dari Djarum, Polres Jepara, DLH Jepara, BPBD, dan suplai air dari HWI.

“Proses pemadaman cukup menantang karena api menyebar luas dan material busa sangat cepat terbakar,” imbuh Edy.

Di lokasi kejadian, Kabag Ops Polres Jepara, Sutono, menyampaikan kekhawatiran terkait potensi bahaya lanjutan di dalam area pabrik.

“Yang menjadi perhatian utama kami adalah keberadaan tabung elpiji berkapasitas besar yang jumlahnya mencapai ribuan kilogram di sekitar lokasi kebakaran,” katanya.

Menurutnya, indikasi awal penyebab kebakaran mengarah pada aliran listrik yang tersambar petir, lalu memicu kebakaran pada bahan produksi yang mudah menyala.

Pihak berwenang hingga kini masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian yang ditimbulkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem proteksi petir dan pengelolaan risiko kebakaran di kawasan industri, terutama saat cuaca ekstrem. Petir memang datang tanpa peringatan, namun dampaknya bisa langsung menghanguskan aset dan membuat neraca perusahaan ikut terbakar.

Reporter: Aris Susanto

Share: