Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Persijap Jepara Jalani Misi Sulit Hadapi Dewa United, Wajib Bangkit dari Lima Kekalahan

Sesi latihan pemain Persijap Jepara sebelum menghadapi Dewa United (Foto: KlikFakta/Ref Persijap)

KlikFakta.com, SERANG – Persijap Jepara menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Dewa United pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027. Laskar Kalinyamat dituntut bangkit setelah menelan lima kekalahan beruntun tanpa meraih satu pun poin.

Duel Dewa United kontra Persijap Jepara dijadwalkan berlangsung di Banten International Stadium, Serang, Selasa (20/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Persijap datang dengan catatan yang belum menggembirakan. Dari lima pertandingan yang telah dimainkan, tim asal Jepara tersebut baru mencetak dua gol dan telah kebobolan 12 gol.

Situasi tersebut membuat pertandingan melawan Dewa United menjadi momentum penting bagi Persijap untuk memperbaiki performa sekaligus memburu poin perdana musim ini.

Caretaker Persijap Jepara, Antonio Claudio, mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi, terutama berkaitan dengan skema permainan dan komunikasi antarpemain.

Menurut dia, waktu persiapan yang terbatas menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi tim.

“Jadwal cukup padat. Setelah pertandingan melawan Isenmulang FC, hanya satu hari recovery. Hari kedua langsung persiapan. Tidak banyak waktu,” ujar Antonio dalam konferensi pers, Senin (19/10/2026).

Meski demikian, Antonio memastikan para pemain dalam kondisi siap menghadapi pertandingan. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan setiap pemain dan membangun kerja sama tim untuk mendapatkan hasil positif.

“Kami butuh nilai. Kami harus manfaatkan pemain yang dimiliki dengan kerjasama tim. Kami siap berikan yang terbaik, karena kami sangat membutuhkan nilai,” tegasnya.

Sebagai caretaker, Antonio menilai laga menghadapi Dewa United memiliki arti penting bagi Persijap. Selain pembenahan fisik, tim pelatih juga memberikan perhatian terhadap aspek mental pemain.

Fisik, teknik, taktik, hingga mental terus digenjot agar Persijap mampu menunjukkan penampilan yang lebih baik.

“Kita yakin mental pemain kita miliki. Kita harap mental pemain stabil jadi motivasi pemain agar bisa dapat kemenangan,” ujarnya.

Namun, Persijap juga harus memperhitungkan kondisi sejumlah pemain yang tengah menjalani pemulihan cedera.

Dokter tim Persijap Jepara, dr. Ari Setiawan, menyampaikan perkembangan kondisi tiga pemain, yakni Tegar, Zoda, dan Tiri.

Tegar mengalami cedera pada kaki kanan saat menjalani latihan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bone edema minimal, peradangan pada pembungkus cairan sendi, dugaan gangguan otot telapak kaki, serta pergeseran sendi pada jari kaki ketiga.

Sementara itu, Zoda mengalami cedera paha depan kanan ketika menghadapi Isenmulang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pemain tersebut mengalami muscle injury pada myotendinous rectus femoris dengan klasifikasi BAMIC 2b.

Cedera tersebut diperkirakan membutuhkan penanganan dan masa istirahat sekitar dua hingga empat minggu.

Adapun Tiri mengalami pembengkakan otot ringan pada adductor longus kanan setelah mengalami cedera saat latihan.

“Ketiganya sedang menjalani perawatan intensif bersama tim Rehabilitasi Medis oleh dr. Hendra Raharja, Sp.K.F.R., di RS Graha Husada untuk mengoptimalkan pemulihan,” kata dr. Ari Setiawan.

Tim medis Persijap terus memantau perkembangan kondisi ketiga pemain tersebut. Pemulihan dan kesiapan medis menjadi pertimbangan utama sebelum para pemain kembali memperkuat Laskar Kalinyamat.

Dengan kondisi tersebut, Persijap dituntut mampu tampil lebih solid saat menghadapi Dewa United. Lima kekalahan beruntun menjadi catatan yang harus segera dihentikan jika Laskar Kalinyamat ingin mulai memperbaiki posisi dan menjaga peluang bersaing di BRI Super League 2026/2027.(Aris.S)

Editor: Saiful

Share: