klikFakta.com, PATI – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus resmi dibuka di Balai Desa Langenharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa dan Internalisasi Ekoteologi.
Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Langenharjo, H. Rumdi. , dosen pembimbing lapangan Dr. H. Husni Mubarok, M.Pd.I., perangkat Desa Langenharjo, serta 15 mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus yang akan melaksanakan berbagai program pengabdian di desa tersebut.
Dalam sambutannya, Dr. Husni Mubarok, M.Pd.I. menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Ia berharap seluruh program kerja yang disusun dapat disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat Desa Langenharjo sehingga memberikan manfaat yang nyata.
“Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam bentuk program-program yang inovatif, tepat sasaran, dan sesuai dengan potensi Desa Langenharjo. Kehadiran mahasiswa hendaknya mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kompetensi akademik maupun sosial,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Langenharjo, Rumdi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa Langenharjo siap mendukung dan menjalin kolaborasi dengan mahasiswa, lembaga kemasyarakatan desa, Karang Taruna, serta seluruh elemen masyarakat demi menyukseskan pelaksanaan program KKN.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus di Desa Langenharjo. Pemerintah desa siap bersinergi dalam mendukung berbagai program yang akan dilaksanakan. Semoga tema ‘Pemberdayaan Potensi Desa dan Internalisasi Ekoteologi’ dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan,” ucap Rumdi.
Desa Langenharjo memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, khususnya di sektor pertanian, usaha mikro, serta pemberdayaan masyarakat. Potensi tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menyusun program kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan.
Melalui pendekatan ekoteologi, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan nilai-nilai keagamaan. Pendekatan ini mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan KKN di Desa Langenharjo diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, mengoptimalkan potensi desa, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Desa Langenharjo.







