Bupati Kudus Sam’ani Intakoris hadir dalam forum tersebut sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus untuk menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan arah kebijakan provinsi dan nasional. Fokus pembangunan tahun 2027 diarahkan pada penguatan ekonomi, infrastruktur, serta pembangunan berkelanjutan, termasuk sektor pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah, dengan tetap mengedepankan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara partisipatif dan inklusif.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan pentingnya sinergi lintas pemerintahan dalam menyusun perencanaan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
“Melalui Musrenbang ini, kami berkomitmen menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi dan pusat, agar setiap program yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Bupati Kudus.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus mampu menjawab tantangan ke depan dengan tetap menjaga kesinambungan program.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk menyusun perencanaan yang adaptif, selaras dengan prioritas nasional, serta mampu memperkuat daya saing daerah melalui penguatan sektor-sektor strategis,” ujarnya.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menambahkan bahwa Musrenbang menjadi forum penting dalam merumuskan arah pembangunan yang inklusif dan partisipatif.
“Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Jawa Tengah,” katanya.
Melalui forum ini, diharapkan penyusunan RKPD Tahun 2027 dapat berjalan optimal, terarah, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara komprehensif menuju pembangunan yang lebih maju dan sejahtera.







