KlikFakta.com, KUDUS — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak untuk tiga daerah, yakni Kabupaten Jepara, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Demak, di Hotel Horison Kudus, Minggu (26/4/2026). Agenda ini menjadi penanda seriusnya langkah konsolidasi internal partai pasca Musyawarah Wilayah (Muswil) IX DPW PPP Jawa Tengah yang sebelumnya digelar di Semarang pada Februari lalu.
Alih-alih sekadar rutinitas lima tahunan, Muscab kali ini diposisikan sebagai pijakan strategis untuk memperkuat struktur partai hingga ke level paling bawah. Fokus utama diarahkan pada kesiapan menghadapi tahapan verifikasi dan validasi (verval) partai politik menjelang Pemilu 2029, yang ditargetkan rampung pada 2027.
Ketua DPC PPP Jepara, Masykuri, menyampaikan bahwa kondisi internal partai di Jepara relatif kondusif. Menurutnya, Muscab menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat kader, terutama dalam menghadapi tahapan krusial ke depan.
“Jepara relatif landai. Kami berharap seluruh pengurus, dari harian hingga PAC, tetap menjaga semangat untuk verval 2029. Karena jika tidak lolos, dampaknya sangat besar bagi masa depan partai,” ujarnya.
Berbeda dengan pola sebelumnya, Muscab tidak langsung menetapkan ketua DPC. Forum lebih dahulu memilih tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan lengkap, termasuk posisi ketua, sekretaris, dan bendahara. Formatur tersebut terdiri dari unsur DPC, badan otonom (banom), serta perwakilan PAC.
Dari proses penjaringan, tiga nama diajukan untuk setiap posisi strategis, lalu diserahkan ke DPP melalui DPW untuk diputuskan menjadi satu nama. Skema ini dinilai mampu meredam potensi konflik internal.
“Kalau memilih figur langsung, sering muncul gesekan. Dengan formatur, semua tetap dirangkul. Yang terpilih memimpin, yang lain tetap menjadi bagian kekuatan partai,” jelas Masykuri.

Ia juga menambahkan, melalui mekanisme Muscab yang berlangsung lancar, PPP Jepara kini telah memiliki ketua baru untuk lima tahun ke depan. Sosok tersebut adalah Haizul Maarif, yang akrab disapa Gus Haiz.
“Alhamdulillah proses berjalan lancar, dan ketua baru kita untuk lima tahun ke depan adalah Gus Haiz,” imbuhnya.
lanjut masykuri menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab serentak tidak menyalahi aturan partai. Ia menyebut konsolidasi memang harus segera dilakukan maksimal tiga bulan setelah Muswil.
Menurutnya, fokus utama PPP saat ini adalah mempercepat pembentukan struktur kepengurusan sekaligus mengembalikan kekuatan partai di tingkat nasional.
“Hari ini yang utama bukan memilih ketua secara langsung, tetapi memastikan struktur terbentuk dan konsolidasi berjalan. Target besar kita adalah kembali kuat di parlemen pusat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti capaian PPP di Jepara yang dinilai menjadi salah satu basis kuat, dengan raihan 10 kursi di DPRD. Struktur kepengurusan diharapkan segera rampung, dengan komposisi formatur disesuaikan jumlah kecamatan.
“Konsolidasi wajib terus dijaga. Komunikasi harus berjalan. Target kami jelas, peningkatan kursi di berbagai daerah, termasuk Kudus dan Jepara,” ujarnya.
Dengan konsolidasi yang terus digenjot dan struktur yang segera dirampungkan, PPP menegaskan arah perjuangannya: kembali memperkuat posisi politik hingga ke tingkat nasional pada Pemilu 2029.
Reporter: Aris.S







