Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Infrastruktur Kawasan Pinggiran Jepara Disasar TMMD, Bangun Jalan Hingga Rumah Tak Layak Huni


KlikFakta.com, JEPARA – Infrastruktur kawasan pinggiran Jepara disasar pembangunan. Kali ini, lokasinya di Desa Gelang Kecamatan Keling yang berjarak sekitar 33,5 kilometer dari Alun-alun Jepara dengan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan.

Pembangunan infrastruktur di Desa Gelang ini dilakukan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II yang resmi dibuka oleh Bupati Witiarso Utomo, Wabup M Ibnu Hajar dan Forkopimda Jepara, Rabu (22/04/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan pembangunan tidak boleh hanya terpusat di perkotaan. Namun juga harus dilakukan di kawasan pinggiran atau perbatasan.

“TMMD adalah bukti bahwa TNI tidak pernah jauh dari rakyat. Kita tidak ingin pembangunan hanya terpusat di kota. Pembangunan harus menyentuh akar rumput, harus terasa hingga teras-teras rumah warga desa,” ujarnya.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II ini akan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai program fisik dan nonfisik akan digarap secara intensif.

“Waktu satu bulan ini sangat berharga. Kita akan membangun jalan, memperbaiki fasilitas, dan memperkuat mental masyarakat melalui berbagai penyuluhan,” terang Witiarso.

Sementara itu, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0719/Jepara, Kapten Inf Ngadino, menjelaskan sejumlah sasaran fisik yang menjadi prioritas dalam kegiatan ini. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton di Desa Gelang dengan panjang 556 meter, lebar 3 meter, dan tebal 0,12 meter, serta tambahan ruas sepanjang 191 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan yang sama.

“Selain itu, TMMD juga menyasar rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak dua unit guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” paparnya.

Tak hanya pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian penting dalam program ini. Berbagai sosialisasi dan penyuluhan akan diberikan, meliputi program pembangunan, pembekalan pengetahuan dan wawasan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berbangsa, bernegara, dan bela negara.

Dengan adanya TMMD Sengkuyung Tahap II ini, diharapkan pembangunan di wilayah pedesaan semakin merata dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(ADV)

Share: