Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Antisipasi DBD, Komisi D DPRD Kudus Dorong DKK Gencarkan Sosialisasi 3M Plus

Anggota Komisi D DPRD Kudus, Muhtamat. (Ipung/KF)

KlikFakta.com, KUDUS – Komisi D DPRD Kabupaten Kudus, mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus untuk gencar mensosialisasikan 3M Plus sebagai bentuk pencegahan terjadinya wabah DBD di Kudus saat musim penghujan nanti.

Anggota Komisi DPRD Kudus, Muhtamat mengatakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M Plus merupakan cara paling efektif untuk mengatasi penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Ia menambahkan, 3M Plus berupa menguras dan menyikat, menutup tempat penampungan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas, plus mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk bisa segera digalakkan di masyarakat.

Muhtamat mengingatkan kepada DKK Kudus untuk memasifkan sosialisasi terkait pencegahan  penyakit DBD. Menurutnya upaya preventif harus dilakukan sejak dini dengan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya 3M Plus.

“Mulai saat ini dinas kesehatan harus sudah memulai memberikan peringatan kepada masyarakat tentang penyakit demam berdarah. Saat hujan tiba kebersihan lingkungan harus tetap terjaga,” tuturnya, Rabu (15/11/2023).

Lebih lanjut, dirinya berharap dinas kesehatan, maupun puskesmas untuk dapat turun langsung menjangkau desa-desa. Hal tersebut perlu dilakukan guna mengetahui kondisi lapangan yang terjadi saat ini.

“Sosialisasi untuk cegah DBD ini juga perlu melibatkan kader-kader posyandu , maupun para anggota PKK pada tingkatan desa juga. Dinas dan puskesmas pun perlu turun langsung ke masyarakat,” ucapnya.

Pemerintah Desa (Pemdes) beserta masyarakat, menurutnya, juga memiliki andil yang cukup besar dalam upaya pencegahan tersebut. Seperti melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan di sekitarnya harus sudah mulai dilakukan.

“Masyarakat dan pemerintah desa harus juga turun untuk memperhatikan kesehatan lingkungannya. Masyarakat bisa bergotong royong untuk bersihkan tempat-tempat yang berpotensi jadi sarang nyamuk,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya upaya-upaya pencegahan seperti itu dapat  memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Kretek untuk terhindar dari wabah penyakit DBD dengan datangnya musim penghujan.

“Apabila upaya seperti itu sudah dilaksanakan dengan sebagaimana mestinya, ya semoga harapannya bisa banyak berikan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Kudus,” pungkasnya. (*/Ipung)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *