KlikFakta.com, Demak – Puluhan masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor Kepala Desa Wonoketingal Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak yang terdiri dari tokoh masyarakat dan Badan Permusawaratan Desa (BPD), Senin (4/07/22).

Mereka membawa sepanduk yang bertuliskan ” Kami warga masyarakat Wonoketingal bersama BPD menghendaki pengisian jabatan sekretaris desa (Carik) di tunda dulu,  mengingat pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) berdekatan waktunya agar situasi desa kondusif sukses tanpa ekses”.

Mereka kemudian diarahkan ke Aula Desa untuk menyalurkan aspirasinya yang dipimpin oleh kepala desa dan perangkat desa.

Suntono Koordinator lapangan dari aksi tersebut mengatakan bahwa maksud dan tujuan dari aksi ini, menolak pengisian perangkat desa yaitu Sekretaris Desa (Carik) dengan alasan :

1. Mengingat situasi perkembangan menjelang Pilkades Desa Wonoketingal semakin memanas.

2. Menimbang dampak sosial masyarakat dengan akan dilaksanakannya Pilperades (pemilihan pengisian perangkat desa) yang berdekatan dengan (pemilihan kepala desa) Pilkades / dalam masa tahapan pelaksanaan Pilkades dapat mengakibatkan pelaksanaan Pilkades tidak dapat berjalan dengan baik.

3. Permasalahan Pilperades di periode sebelumnya masih banyak di beberapa desa yang masih belum tuntas. Harapannya dari tahapan-tahapannya mohon ditunda sampai pelaksanaan Pilkades selesai.

Harapan masyarakat, agar pelaksanaan Pilkades serentak 2022 bisa berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif (sukses tanpa akses)

4. Pelaksanaan Pilperades belum masuk anggaran belanja desa (APBDes) Tahun 2022

5. Perencanaan anggaran Pilpredes haruslah mempertimbangkan keuangan desa yang sangat minim karena tersedot pembiayaan Pilkades 2022.

Sementara itu, Kepala Desa Wonoketingal Mudhofir mengatakan pemilihan perangkat desa merupakan wewenang Kades dengan berdasarkan peraturan Bupati Demak no 11 tahun 2022.

“Dengan demikian kami ajukan pengosongan perangkat Desa ke Bupati, kemudian Kami Musdeskan ke tokoh masyarakat dan BPD. Setelah itu Kami menunjuk ketua panitia”katanya.

Malamnya, lanjut Mudhofir, pihaknya buat acara sosialisasi kekosongan perangkat Desa bersama tokoh masyarakat, lembaga desa, RT, dan RW. Kemudian sekaligus lantik ketua Panitia pemilihan perangkat Desa.

“Dalam sosialisasi tersebut turut hadir 172 orang dari tokoh masyarakat RT, RW, namun  perwakilan BPD ada yang tidak hadir” ucapnya.

Terpisah, Camat Karanganyar Sugianto mengatakan pihaknya menyerankan untuk menunda pelaksanaan pengisian perangkat desa.

“Di Kecamatan Karanganyar Desa Wonoketingal itu ada pengosongan perangkat Desa 1 yaitu sekretaris desa” katanya.

Pengosongan perangkat desa tersebut, Kades ingin segera mengisi perangkat desa baru di tahun 2022.

Padahal, dalam waktu dekat ini nanti ada Pilkades. Harapannya nanti supaya bisa kondisif dan aman di desanya.

“Kami hanya menyarankan agar pengisian perangkat desa ditunda untuk menjaga keamanan dan kondusifnya desa”

Nantinya, lanjut Camat, pengisian perangkat desa bisa diisi tahun 2023 tahun depan dan dianggarkan di APBDes tahun 2023 dalam keadaan yang sudah kondusif.

“Tapi, Kepala desa tetap kukuh untuk dilaksanakan sekarang. BPD pun sudah konsultasi ke Kami dan sudah Kami sarankan seperti itu. Kami tidak ada wewenang cuman menyarankan saja” tutupnya melalui telepon.

(AS)