KlikFakta.com, JEPARA – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara melalui program pengobatan gratis, pemeriksaan ibu hamil, serta Dapur Marhaen yang digelar di Gedung Pendopo Anyar, Kelurahan Potroyudan, Jepara, Sabtu (10/10/2026) pagi.
Kegiatan sosial yang dilaksanakan setiap tanggal 10 setiap bulan tersebut menyasar masyarakat umum, dengan perhatian khusus kepada ibu hamil, balita, dan lanjut usia (lansia).
Program ini menjadi bagian dari upaya partai untuk memperkuat kepedulian sosial dan budaya gotong royong, sekaligus mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Srikandi Kartini DPC PDI Perjuangan Jepara, Nur Osel Kahisha Putri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi nilai-nilai kerakyatan yang menjadi bagian dari ideologi partai.
“Ke giatan ini untuk memastikan bahwa hak kesehatan dasar konstitusional seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak, dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Osel.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jepara itu menjelaskan, kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat umum. Namun, perhatian khusus diberikan kepada perempuan, terutama ibu hamil, melalui program yang mendukung kesehatan ibu dan anak.
Menurut Osel, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peran Srikandi Kartini sebagai badan sayap partai perempuan dalam mendorong kepedulian terhadap kesehatan perempuan dan kesejahteraan keluarga.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para ibu hamil memperoleh perhatian, dukungan, serta bantuan yang bermanfaat bagi kesehatan dan kebutuhan keluarga,” katanya.
Selain pelayanan pengobatan gratis, masyarakat yang hadir juga memperoleh sejumlah bantuan sosial berupa paket sembako, suplemen, vitamin, dan susu.
Bantuan lainnya meliputi perlengkapan bayi, susu khusus ibu hamil, serta biskuit untuk ibu hamil dan balita. Pemberian bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan sebagian kebutuhan keluarga penerima manfaat.
Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran ratusan penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Panitia juga menyediakan empat hadiah utama atau doorprize sebagai bentuk perhatian kepada kelompok rentan.
Tiga hadiah diberikan kepada lansia dengan usia tertua yang hadir, sedangkan satu hadiah lainnya diperuntukkan bagi ibu hamil dengan usia kandungan memasuki sembilan bulan.
Osel menegaskan, kegiatan sosial tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat kepedulian terhadap kesehatan ibu, anak, balita, serta lansia.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara, H. Junarso, mengatakan pengobatan gratis merupakan salah satu bentuk kepedulian partai terhadap kesehatan masyarakat.
Menurut Junarso, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh DPC PDI Perjuangan di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari kerja sosial partai.
“Kegiatan pengobatan gratis ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Jepara, namun juga dilaksanakan oleh seluruh DPC PDI Perjuangan di seluruh Indonesia,” ujar Junarso.
Wakil Ketua DPRD Jepara tersebut menambahkan, kader PDI Perjuangan dituntut untuk senantiasa berpihak dan hadir di tengah rakyat kecil atau kaum Marhaen. Komitmen itu, menurutnya, diwujudkan melalui kerja-kerja politik kerakyatan, baik di bidang ekonomi maupun sosial.
Pelayanan kesehatan dalam kegiatan tersebut melibatkan dokter Ana Meydiana dan Aiz Nafiisah Ilhana, bersama perawat pendamping medis Noni Windira Doni, Bella Mahardhika Putri Suyuno, dan Funkybekti Ayuk.
Warga memperoleh berbagai layanan secara cuma-cuma, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pengukuran tekanan darah, hingga pemeriksaan kolesterol dan asam urat. Obat-obatan juga diberikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan pengobatan gratis dan Dapur Marhaen tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara berharap dapat terus mendorong kegiatan sosial yang berkelanjutan, memperkuat solidaritas masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.(Aris.S)
Editor: Saiful







