Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Merawat Harapan di Ujung Senja: Ketabahan Djuminah Melawan Sakit Sebatang Kara

klikFakta.com, JEPARA – Di sebuah sudut perkampungan padat di RT 4/RW 3, Kelurahan Kauman, Kecamatan Jepara, waktu seolah berjalan lambat bagi Djuminah (65). Di dalam sebuah kamar dengan ranjang sederhana, perempuan paruh baya itu hanya bisa berbaring lemah. Tubuhnya kini kian kurus, tergerus oleh ganasnya penyakit liver dan kanker payudara yang telah lama bersarang di tubuhnya.

Hari-hari tua yang seharusnya diisi dengan ketenangan, justru harus ia lalui di tengah derita fisik yang mendera. Lebih berat lagi, tak ada lagi keluarga inti di sisinya. Anak semata wayangnya telah lebih dulu berpulang, meninggalkan Djuminah hidup sebatang kara.

Meski demikian, hidup tidak sepenuhnya membiarkannya berjalan sendiri. Dalam beberapa waktu terakhir, Aditya, seorang kerabat jauh, dengan tulus hadir menemani dan merawat segala kebutuhannya di rumah. Sebelumnya, upaya medis juga sempat ditempuh dengan membawanya mendapatkan perawatan intensif di RSUD RA Kartini Jepara. Namun, keterbatasan biaya dan tenaga tentu meninggalkan PR besar bagi kelangsungan hidupnya sehari-hari.

Harapan itu akhirnya mengetuk pintu rumahnya tatkala langkah-langkah kaki rombongan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara tiba di hadapannya. Kedatangan mereka bukan sekadar berkunjung, membawa secercah kehangatan berupa bantuan biaya hidup dan paket sembako untuk meringankan beban Nenek Djuminah.

IMG 20260915 WA0018

Dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Jepara, Ali Masyhuri, rombongan tersebut hadir bersama perwakilan Pemerintah Kecamatan Jepara serta pihak kelurahan setempat. Di sisi ranjang tempat Nenek Djuminah berbaring, Ali Masyhuri menyampaikan doa dan dukungan moril secara langsung agar ia diberi ketabahan serta kesembuhan.

Bantuan yang disalurkan hari itu, kata Ali Masyhuri, adalah wujud nyata dari titipan amanah para muzaki dan munfiq yang senantiasa menunaikan zakat serta sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Jepara.

“Kami mendoakan agar Mbah Djuminah bisa segera diberi kesehatan. Bantuan ini sekaligus menyampaikan titipan amanah dari para muzaki dan munfiq yang telah menunaikan zakat serta sedekahnya di BAZNAS Jepara,” tutur Ali Masyhuri lembut di tengah kunjungan tersebut.

Kisah Mbah Djuminah adalah potret kecil dari sekian banyak cerita tentang ketabahan di tengah keterbatasan. Di balik sunyinya kamar di Kelurahan Kauman, uluran tangan dan kepedulian sesama membuktikan bahwa ia tidak pernah benar-benar berjalan sendirian dalam menghadapi hari-hari beratnya.(Aris.S)

 

Editor: Saiful

Share: