klikFakta.com, SRAGEN –Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Terintegrasi KKL Program Studi Manajemen Dakwah UIN Sunan Kudus kembali menghadirkan inovasi pemberdayaan ekonomi berbasis masjid melalui penyelenggaraan bazar di lingkungan Masjid Raya Al-Falah Sragen.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mendukung perkembangan Al Falah Market, unit usaha di bawah naungan Badan Usaha Milik Masjid (BUMM), agar semakin dikenal masyarakat dan mampu meningkatkan omzet penjualan.
Bazar tersebut menghadirkan berbagai produk yang dipasarkan oleh Al Falah Market.
Mahasiswa PPL tidak hanya membantu proses penjualan, tetapi juga aktif melakukan promosi dan mengajak masyarakat untuk berbelanja di Al Falah Market sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi masjid.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pemberdayaan yang dijalankan mahasiswa selama melaksanakan PPL. Melalui pendekatan manajemen dakwah, mahasiswa berupaya mengoptimalkan potensi usaha masjid agar mampu berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi pengelola maupun masyarakat sekitar.
Usaha tersebut membuahkan hasil yang menggembirakan. Hanya dalam waktu sekitar setengah hari pelaksanaan, bazar berhasil mencatatkan omzet penjualan sekitar Rp1.200.000. Capaian ini menjadi indikator bahwa strategi promosi yang dilakukan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap produk-produk Al Falah Market.
Koordinator PPL kelompok 6, Muhammad Khoirurroziqin, menyampaikan bahwa bazar ini tidak hanya bertujuan meningkatkan penjualan dalam jangka pendek, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar menjadikan Al Falah Market sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan semakin banyaknya pelanggan yang datang, diharapkan omzet Al Falah Market terus meningkat sehingga mampu memperkuat peran BUMM sebagai salah satu pilar pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPL UIN Sunan Kudus berharap Al Falah Market dapat terus berkembang sebagai unit usaha yang produktif, mandiri, dan berdaya saing. Sinergi antara mahasiswa, pengurus masjid, dan BUMM diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi masjid yang lebih kuat dan memberikan manfaat nyata bagi umat.







