Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kolaborasi Mahasiswa dan Disbudpar Kudus, Tari Lajur Caping Kalo Tampil di Ruang Digital

Proses pengambilan gambar Tari Lajur Caping Kalo dalam produksi video tutorial

klikFakta.com, KUDUS – Mahasiswa PPL Terintegrasi KKL Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Kudus bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus memproduksi video tutorial Tari Lajur Caping Kalo di Pendopo Taman Krida Kudus, Selasa (21/7/2026), sebagai persiapan penampilan tari kolosal dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Video tutorial tersebut dibuat sebagai panduan gerakan bagi peserta yang akan mengikuti pertunjukan Tari Lajur Caping Kalo pada peringatan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, 17 Agustus 2026. Kehadiran video ini diharapkan dapat memudahkan peserta dari berbagai instansi dan sekolah dalam mempelajari gerakan tari secara seragam sehingga proses latihan menjadi lebih efektif.

Dalam proses produksinya, mahasiswa PPL Terintegrasi KKL Prodi KPI UIN Sunan Kudus dipercaya oleh Disbudpar Kudus untuk menangani berbagai tahapan pembuatan video, mulai dari penyusunan konsep pengambilan gambar, pengaturan sudut kamera, proses perekaman, hingga proses penyuntingan (editing) video. Produksi video berlangsung lancar berkat koordinasi yang baik antara mahasiswa PPL, tim Disbudpar Kudus, para penari, dan Yayasan Karya Bakti Nojorono.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Kudus, Arief Zuli Tanjung, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa PPL yang dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam proses produksi media.

“Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman PPL UIN Sunan Kudus yang telah membantu dan mendukung proses produksi video ini. Hasil yang mereka berikan cukup memuaskan dan sangat kami apresiasi. Ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat diterapkan secara nyata sesuai kebutuhan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” ujar Arief.

Menurut Arief, pembuatan video tutorial Tari Lajur Caping Kalo merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Yayasan Karya Bakti Nojorono dalam melestarikan warisan budaya daerah. Melalui kerja sama tersebut, Tari Lajur Caping Kalo dipilih sebagai salah satu media untuk memperkenalkan sekaligus menyosialisasikan budaya lokal kepada masyarakat.

“Kami memiliki kerja sama dengan Yayasan Karya Bakti Nojorono untuk melestarikan warisan budaya Kabupaten Kudus, khususnya Caping Kalo. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Tari Lajur Caping Kalo karena akan ditampilkan secara kolosal pada peringatan HUT ke-81 RI,” jelasnya.

Sebanyak 225 penari dari 45 tim yang terdiri atas berbagai instansi dan sekolah akan berpartisipasi dalam pertunjukan Tari Lajur Caping Kalo pada HUT ke-81 RI. Seluruh peserta akan mengenakan kostum dan properti tari secara lengkap sebagai wujud semangat melestarikan budaya sekaligus memeriahkan peringatan kemerdekaan Indonesia.

Video tutorial tersebut menampilkan Astri Ayudhyani, penari sekaligus pengurus Yayasan Karya Bakti Nojorono, sebagai model gerakan tari. Astri dikenal sebagai salah satu generasi awal yang berperan dalam pengembangan Tari Lajur Caping Kalo di Kabupaten Kudus sehingga dipercaya menjadi contoh gerakan dalam video tutorial tersebut.

Selain untuk mendukung peringatan HUT ke-81 RI, pertunjukan tari kolosal ini juga menjadi bagian dari persiapan pencatatan Rekor MURI Tari Lajur Caping Kalo yang dijadwalkan berlangsung pada 26 September 2026 dengan target melibatkan lebih dari 500 penari. Sebelumnya, Disbudpar Kudus juga berhasil mencatatkan Rekor MURI melalui pertunjukan Tari Kretek, sehingga pelaksanaan Tari Lajur Caping Kalo tahun ini diharapkan dapat melanjutkan upaya pelestarian budaya Kabupaten Kudus melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda.

Keterlibatan mahasiswa PPL Terintegrasi KKL Prodi KPI UIN Sunan Kudus dalam produksi video tutorial ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya berbasis media digital. Selain memperoleh pengalaman profesional di bidang produksi konten, mahasiswa juga turut berkontribusi memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Kudus kepada masyarakat melalui media yang informatif dan mudah diakses.

Editor: Saiful

Share: