KlikFakta.com, JAKARTA – Kasus keracunan dalam distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IX DPR RI dengan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Senin, (20/4/2026).
Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, mengingatkan pentingnya kerjasama antara BPOM dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Terkait kerjasama BPOM dengan BGN, ini penting sekali”, jelas Irma dikutip dari kanal YouTube TVR PARLEMEN (20/4).
Menurut Irma, banyak dari distribusi dapur-dapur MBG yang menyebabkan keracunan pada penerima manfaat. Selain itu, ia juga menyoroti dapur-dapur MBG yang belum memenuhi standar higienis dalam proses produksi.
“Mengingat banyak dapur-dapur yang keracunan, yang memberikan distribusi makanan yang keracunan, dapur-dapur yang belum laik hygiene“, ujarnya.
Irma menekankan harus ada tindak lanjut kerjasama yang telah dilakukan BGN dengan BPOM. Pasalnya, menurut Irma, jika hal tersebut tidak dilakukan, dan BPOM tidak berkerja, akan menjadi ‘bom waktu’.
“Kemaren katanya sudah ada kerjasama, harusnya ini ditindaklanjuti, karena kalau ini tidak dilakukan dan BPOM tidak bekerja, saya yakin ini akan menjadi bom waktu”, kata Irma.
“Jadi kepala BGN juga harus diingatkan terkait hal ini, ngeri ini kalau bahan pangannya gak diawasi”, imbuhnya.
Selain itu, Irma juga menegaskan harus ada suporting anggaran kepada BPOM terkait pengawasan hingga tingkat desa.
“Tapi ga cuma diminta mengawasi, anggarannya tidak ada. Anggarannya juga harus disupporting ini. BPOM juga harus menindaklanjuti sampai ke desa”, tegasnya.
Laporan : Saiful







