Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

IFEX 2026 Jadi Panggung Global, Industri Mebel Jepara Perkuat Eksistensi di Pasar Internasional

Bupati Jepara bersama rombongan saat berkunjung di acara International Furniture Expo (IFEX) 2026 yang digelar pada 5–8 Maret 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten.

klikFakta.com, BANTEN – Industri mebel Jepara kembali menunjukkan daya saingnya di pasar internasional melalui keikutsertaan dalam ajang Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 yang digelar pada 5–8 Maret 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Pameran furnitur terbesar di Indonesia ini menjadi momentum penting bagi pelaku industri mebel dan kerajinan Jepara untuk memperluas jejaring pasar global.

Salah satu stand yang menarik perhatian pengunjung berada di Paviliun Hall 7 Nomor 3 yang diisi oleh peserta dari Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Jepara Raya. Beragam produk unggulan ditampilkan, mulai dari furnitur ukir klasik khas Jepara hingga desain kontemporer yang disesuaikan dengan selera pasar internasional.

Pada Sabtu (7/3/2026), stand tersebut mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Bupati Jepara Witiarso Utomo, yang akrab disapa Mas Wiwit. Ia datang bersama sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melihat secara langsung partisipasi para pelaku industri mebel Jepara dalam pameran berskala internasional tersebut.

Kedatangan bupati disambut oleh Ketua DPD HIMKI Jepara Raya, Hidayat Hendra Sasmita, beserta jajaran pengurus. Dalam kesempatan itu, Mas Wiwit meninjau berbagai produk mebel yang dipamerkan sekaligus berdialog dengan para pelaku usaha yang turut serta dalam pameran tersebut.

Menurutnya, IFEX merupakan peluang strategis bagi industri mebel Jepara untuk memperkuat posisi di pasar ekspor. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendukung berbagai upaya promosi dan pengembangan industri mebel agar tetap menjadi sektor unggulan daerah.

“Pengusaha mebel Jepara harus terus berinovasi agar produk kita semakin kuat di pasar ekspor. Pemerintah daerah siap memfasilitasi berbagai kegiatan yang dilakukan HIMKI Jepara Raya demi kemajuan industri mebel Jepara,” ujarnya.

Dalam pameran IFEX 2026 ini, sebanyak 20 pelaku industri yang tergabung dalam HIMKI Jepara Raya mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jepara berupa fasilitas area pameran seluas 400 meter persegi. Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pasar bagi pelaku industri lokal.

Para peserta yang terlibat sebagian besar berasal dari kalangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang telah melalui proses kurasi ketat. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, seperti legalitas usaha, kapasitas produksi, hingga kualitas produk yang memenuhi standar ekspor.

Partisipasi dalam IFEX 2026 dinilai menjadi peluang strategis bagi para pelaku IKM Jepara untuk memperkenalkan produk mereka kepada buyer dari berbagai negara. Selain itu, pameran ini juga membuka peluang kerja sama bisnis dan ekspansi pasar yang lebih luas.

Dengan dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi dengan asosiasi industri, para pelaku usaha optimistis industri mebel Jepara akan terus berkembang dan mempertahankan reputasinya sebagai salah satu pusat industri mebel dan ukir terkemuka di dunia. (ADV)

Share: