Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

BAZNAS Jepara Luncurkan Marbot Berdaya, Ratusan Kacamata Gratis Dibagikan

KlikFakta.com, JEPARA – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara resmi meluncurkan program “Marbot Berdaya”. Program pemberdayaan ekonomi produktif yang ditujukan bagi para penjaga/pengurus masjid ini diluncurkan usai pelaksanaan Apel Hari Santri di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Jepara, Kamis (22/10/2026).

Peluncuran secara simbolis ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati M. Ibnu Hajar, Ketua BAZNAS Jepara M. Nasrullah Huda, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jepara.

Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara, M. Nasrullah Huda, menjelaskan bahwa program Marbot Berdaya dihadirkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup para marbot masjid di wilayah Kota Ukir. Pada tahap awal pelaksanaan, sebanyak 200 marbot akan menerima bantuan modal dan pendampingan usaha produktif.

“Sebelum bantuan disalurkan, para marbot terlebih dahulu melewati proses asesmen. Bantuan usaha produktif yang diberikan disesuaikan dengan potensi dan keterampilan yang dimiliki masing-masing penerima,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Huda tersebut.

Bantuan yang disalurkan diantaranya berupa peralatan catering, gerobak jualan, container boks jualan,mesin bubut ayam, modal usaha, hingga kambing.

Gus Huda menambahkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 1.170 masjid yang tersebar di Kabupaten Jepara. BAZNAS menargetkan seluruh marbot masjid tersebut dapat tersasar program ini secara bertahap.

Namun demikian, ada kriteria khusus yang harus dipenuhi oleh pihak pengurus masjid, yaitu telah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan masjidnya sudah terdaftar resmi di Kementerian Agama (Kemenag).

IMG 20261022 WA0005

“Selama ini bangunan fisik masjid-masjid di Jepara sudah megah dan indah. Langkah selanjutnya adalah pemberdayaan sumber daya manusianya, yaitu menggarap potensi ekonomi marbot dan para jemaahnya agar lebih berdaya,” tegasnya.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Achmad Chusni Mubarok, Marbot Masjid Al-Ridho, Kelurahan Jobokuto. Pria dua anak yang telah mengabdi sebagai marbot selama 10 tahun ini mengaku sangat bersyukur mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha konter seluler kecil-kecilan miliknya.

“Terima kasih banyak kami sampaikan kepada BAZNAS Jepara. Semoga usaha saya bisa semakin berkembang ke depannya. Kami juga mendoakan para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS agar rezekinya semakin berlimpah dan berkah,” tutur Chusni.

Tidak hanya meluncurkan program Marbot Berdaya, dalam momentum HSN 2026 ini BAZNAS Jepara juga menyerahkan bantuan kacamata gratis bagi 186 guru dan santri yang memiliki gangguan penglihatan. Para penerima bantuan berada di bawah naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) dan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jepara.

Salah satu penerima bantuan, Muhammad Ulil Absor, santri asal Kabupaten Batang yang menetap di Pondok Pesantren Darussalam, Kelurahan Saripan, mengapresiasi kepedulian BAZNAS Jepara.

Ulil, yang telah delapan tahun mengemban pendidikan di pesantren tersebut, mengungkapkan bahwa kacamata bantuan dari BAZNAS merupakan kacamata pertama yang ia miliki.

“Bantuan kacamata ini sangat berarti bagi saya. Kegiatan mengaji dan belajar di pondok pesantren tentu akan menjadi jauh lebih mudah dan lancar,” ungkapnya gembira.(ADV)

Share: