Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Lewat KIVFEST 2026, Kudus Dorong Generasi Berintegritas dan Antikorupsi

klikFakta.com, KUDUS – Upaya membangun budaya antikorupsi dan memperkuat integritas terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kudus. Komitmen tersebut diwujudkan melalui KIVFEST Celebration 2026 yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (11/9/2026).

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Putri Birton menghadiri kegiatan yang menjadi ruang edukasi dan kampanye antikorupsi sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun budaya integritas di Kabupaten Kudus.

Bupati Sam’ani menegaskan, membangun budaya antikorupsi membutuhkan proses yang dilakukan secara konsisten. Pemerintah, menurutnya, tidak boleh merasa sudah sempurna, tetapi harus terus melakukan evaluasi dan memperbaiki diri.

“Belajar untuk tidak korupsi, pesan antikorupsi terus kita gaungkan di Kudus. Kita tidak sempurna, tetapi kita terus berbenah, memperbaiki diri, evaluasi diri, introspeksi diri, dan mengajak masyarakat untuk berkata tidak pada korupsi,” tegasnya.

Menurut Bupati, upaya memperkuat integritas juga harus dibarengi dengan keterbukaan terhadap kritik dan masukan. Pemerintah Kabupaten Kudus siap menerima koreksi dari berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari proses perbaikan penyelenggaraan pemerintahan.

“Dengan festival ini, kami siap untuk dikoreksi dan siap menerima masukan, baik dari LSM, pers, maupun masyarakat. Saya, Mbak Bellinda, OPD, dan Forkopimda menyadari bahwa tidak ada yang sempurna,” ujarnya.

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung terciptanya integritas di Kabupaten Kudus. Semangat antikorupsi, lanjutnya, tidak cukup hanya digaungkan oleh pemerintah, tetapi perlu menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

08b94fd2 b113 499a b619 557ebd375b81
Bupati bersama Wakil Bupati Kudus hadir dalam acara KIVFEST Celebration 2026, Jumat (11/9/2026).

“Mari kita bersama-sama mendukung terciptanya integritas di Kabupaten Kudus. Dengan kebersamaan, kita membangun Kabupaten Kudus,” ajaknya.

KIVFEST Celebration 2026 juga menjadi momentum pemberian apresiasi atas komitmen badan publik dalam penyelenggaraan keterbukaan informasi publik. Pada kategori PPID Desa/Kelurahan Terbaik, posisi pertama diraih Desa Bae Kecamatan Bae, disusul Desa Banget Kecamatan Kaliwungu dan Desa Sidorekso Kecamatan Kaliwungu.

Sementara pada kategori PPID Pelaksana Terbaik, posisi pertama diraih Kecamatan Jekulo, diikuti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah, Inspektorat, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap badan publik yang terus mendorong keterbukaan informasi sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Keterbukaan informasi juga menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat integritas.

Selain penghargaan keterbukaan informasi publik, KIVFEST Celebration 2026 memberikan apresiasi kepada para pemenang Kudus Integrity Video Festival (KIVFEST) 2026. Festival ini menjadi wadah kreatif untuk menyampaikan pesan-pesan integritas dan antikorupsi melalui karya audiovisual yang melibatkan unsur pemerintahan, satuan pendidikan, serta masyarakat.

Pada kategori Pemerintahan, juara pertama diraih UPTD Puskesmas Tanjungrejo, disusul UPTD Puskesmas Wergu Wetan dan Pemerintah Desa Bae. Untuk kategori Satuan Pendidikan (SD dan SMP), SMP 1 Kudus meraih juara pertama, diikuti SMP 3 Kudus dan SMP 1 Dawe.

Sementara kategori Umum/SMA/Mahasiswa menempatkan Tim Linda Nur Achika sebagai juara pertama, kemudian Tim Della Larasati Nur Rahmia dan Tim Rico Gustaf Aulia. Adapun penghargaan Most Consistent Creator diberikan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus.

Melalui KIVFEST Celebration 2026, Pemkab Kudus terus mendorong pesan antikorupsi agar tidak berhenti sebagai slogan, tetapi tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan pemerintahan dan masyarakat. Kolaborasi, keterbukaan, keberanian menerima kritik, serta kemauan untuk terus melakukan evaluasi diharapkan menjadi bagian dari langkah bersama membangun Kabupaten Kudus yang semakin berintegritas dan dipercaya masyarakat.

 

Share: