klikFakta.com, JEPARA – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jepara terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui penguatan ketahanan keluarga dan edukasi hingga tingkat desa serta dasawisma.
Jaringan kader PKK yang menjangkau hingga tingkat akar rumput dinilai menjadi kekuatan strategis untuk menyosialisasikan bahaya narkoba sekaligus membangun keluarga yang tangguh.
Hal tersebut diperkuat oleh TP. PPK Kabupaten Jepara dengan menggelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi Kader TP. PKK Kabupaten, Kecamatan, hingga desa, di Aula Sultan Hadlirin Gedung Organisasi Perangkat Daerah Lantai 3, Jumat (21/7/2026).
Ketua TP. PKK Kabupaten Jepara Ella Witiarso Utomo yang diwakili Ketua Bidang 3, Ibu Erna Ary Bachtiar dalam sambutannya menyampaikan, Permasalahan narkotika merupakan ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi bangsa. Penyalahgunaan narkotika tidak lagi mengenal batas usia, status sosial, maupun wilayah.
Bahkan, saat ini sasaran peredarannya semakin mengkhawatirkan, yaitu anak-anak, remaja, hingga lingkungan keluarga.
Oleh karena itu, keluarga menjadi benteng pertama dan utama dalam upaya pencegahan.
Di sinilah peran TP PKK menjadi sangat strategis. Sebagai organisasi yang tumbuh dari keluarga dan masyarakat, PKK memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat dasawisma, sehingga mampu menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi, membangun kesadaran, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjauhi narkoba.

“Saya berharap seluruh kader TP PKK dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Tidak hanya memahami bahaya narkotika, tetapi juga mampu menyampaikan informasi yang benar kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat melalui berbagai kegiatan PKK,”ujar Erna Ary Bachtiar.
PKK Kabupaten Jepara berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga, termasuk mendukung Gerakan Nasional P4GN. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Jepara yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Erna Ary Bachtiar juga mengajak seluruh kader PKK agar terus mengaktifkan edukasi di tingkat desa dan kelurahan melalui pertemuan rutin PKK, kegiatan Posyandu, Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, PAAREDI, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya sehingga pesan-pesan P4GN dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Semoga melalui kegiatan ini lahir kader-kader PKK yang semakin berdaya, peduli, dan mampu menjadi pelopor dalam membangun keluarga yang tangguh serta menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,”ucapnya.
Sementara itu, narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Reza Aditya, Bidang Penggerak Swadaya Masyarakat mengajak para Kader PKK untuk menjadi agen perubahan di keluarga dalam memerangi narkoba.
Ia menegaskan, jangan sampai anak-anak kita mengenal yang namanya narkoba. Apalagi sampai memakai atau mengedarkan zat berbahaya tersebut.
“Putra – putri kita harus sehat, jangan sampai mereka mengenal, memakai, bahkan mengedarkan barang terlarang tersebut, karena sangat berbahaya bagi diri sendiri, orang lain dan keluarganya,”terangnya.
Keluarga Kuat, Generasi Hebat, Jepara Bersinar Tanpa Narkoba.(ADV)







