klikFakta.com, MAGELANG – Madrasah Ibtidaiyah(MI) Muhammadiyah Surodadi 3 menjadi tempat berlangsungnya kegiatan sosialisasi kader lingkungan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN MMK posko 05 UIN Walisongo Semarang di Desa Gondowangi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak siswa untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.20 WIB, setelah para siswa selesai melaksanakan waktu istirahat. Acara kemudian dibuka dengan penyampaian materi mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang disampaikan oleh salah satu anggota tim, Karimah Pinasti.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai lingkungan, tetapi juga diajak untuk terlibat secara langsung. Suasana semakin meriah ketika anak-anak bersama-sama menyanyikan lagu bertema menjaga lingkungan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ikrar atau janji bersama sebagai bentuk komitmen untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar mereka.
Setelah sesi sosialisasi di dalam kelas selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik membuat media tanam menggunakan botol plastik bekas yang sudah tidak terpakai. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk melihat bahwa sampah, khususnya barang bekas, tidak selalu harus langsung dibuang. Dengan sedikit kreativitas, barang yang sudah tidak digunakan masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang lebih berguna.

Kegiatan praktik ini juga menjadi sarana bagi para siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus belajar menerapkan prinsip sederhana dalam menjaga lingkungan. Botol-botol plastik yang sebelumnya sudah tidak terpakai kemudian disulap menjadi media penanaman yang dapat digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman.
Bibit tanaman yang digunakan dalam kegiatan praktik ini juga merupakan hasil pemberian dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang. Dengan adanya bantuan bibit tersebut, kegiatan tidak hanya berhenti pada pembuatan media tanam, tetapi dilanjutkan dengan praktik menanam secara langsung.
Para siswa kemudian diajak untuk mempraktikkan cara menanam yang baik dan benar, mulai dari menyiapkan media, menempatkan tanaman, hingga memahami bagaimana cara melakukan perawatan setelah tanaman ditanam. Dengan praktik secara langsung, diharapkan materi yang sebelumnya disampaikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Anak-anak terlihat aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari sosialisasi, membuat media tanam dari botol bekas, hingga mencoba menanam dan merawat tanaman mereka sendiri.
Hingga akhirnya, sekitar pukul 13.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Sebelum meninggalkan lokasi, mahasiswa KKN bersama para siswa dan guru melakukan foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus menjadi kenang-kenangan. Momen tersebut terasa cukup berkesan, mengingat kegiatan ini juga dilaksanakan menjelang berakhirnya masa KKN dan kembalinya tim mahasiswa ke kampus.
Muslim selaku Kepala MIM Surodadi 3 menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN atas kegiatan yang telah dilaksanakan. Ia berharap apa yang telah diberikan, baik melalui sosialisasi maupun praktik menanam, dapat memberikan manfaat bagi para siswa dan menjadi pengalaman yang dapat terus mereka terapkan dalam menjaga lingkungan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya berhenti selama kegiatan berlangsung. Lebih dari itu, kebiasaan sederhana seperti mengurangi sampah, memanfaatkan kembali barang bekas, menanam, dan merawat tanaman diharapkan dapat terus dilakukan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Karena menjaga lingkungan memang tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Dari sebuah botol bekas, satu bibit tanaman, dan kemauan untuk merawatnya, kepedulian terhadap lingkungan bisa mulai tumbuh sejak dini.
Editor: Saiful







