klikFakta.com, JEPARA – Upaya mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan pondok pesantren terus diperkuat. Puskesmas Welahan I menggelar penyuluhan kesehatan sekaligus pemeriksaan kesehatan terpadu terhadap ratusan santri Pondok Pesantren Nailul Muna, Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran santri terhadap pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sekaligus mendeteksi dini berbagai gangguan kesehatan, khususnya penyakit scabies (gudhik) yang kerap ditemukan di lingkungan dengan hunian komunal.
Tim kesehatan dari Puskesmas Welahan I bersama Tim Dokter Internship yang terdiri atas dr. Dinda Adhita Shafira dan dr. Tahany Syahla memberikan edukasi kepada para santri mengenai penyebab, cara penularan, gejala, faktor risiko, hingga langkah pencegahan dan pentingnya menjalani pengobatan scabies secara tuntas agar rantai penularan dapat diputus.
Selain membahas scabies, para santri juga dibekali materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Edukasi tersebut meliputi pentingnya mandi secara teratur, mencuci tangan menggunakan sabun, tidak saling bertukar pakaian, handuk maupun perlengkapan tidur, menjaga kebersihan lingkungan asrama, serta membiasakan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Usai penyuluhan, seluruh santri mengikuti pemeriksaan kesehatan terpadu. Pemeriksaan meliputi pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS), skrining Tuberkulosis (TBC), hingga pemeriksaan kesehatan umum oleh dokter.

Melalui pemeriksaan tersebut, setiap santri memperoleh gambaran kondisi kesehatannya sekaligus mendapatkan edukasi dan rekomendasi tindak lanjut apabila ditemukan keluhan maupun faktor risiko penyakit.
Pengasuh Pondok Pesantren Nailul Muna, KH. M. Ali Masrukhin, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Puskesmas Welahan I dan pihak pesantren dalam meningkatkan kualitas kesehatan para santri.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Welahan I beserta tim dokter internship yang telah hadir memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada para santri. Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga tempat membangun karakter dan membiasakan pola hidup yang sehat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga kesadaran santri terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat,” ujarnya.
Senada dengan itu, perwakilan santri putra, Abdul Latif Jauhari, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Materi yang disampaikan sangat mudah dipahami dan memberikan pemahaman baru tentang pentingnya menjaga kebersihan diri serta lingkungan asrama. Pemeriksaan kesehatan juga membuat kami mengetahui kondisi kesehatan masing-masing sehingga bisa lebih peduli terhadap pola hidup sehat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Welahan I dan Pondok Pesantren Nailul Muna menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan terbebas dari penyakit menular. Edukasi yang dipadukan dengan pemeriksaan kesehatan berkala diharapkan mampu membangun budaya hidup sehat di kalangan santri serta mendukung lahirnya generasi yang sehat, produktif, dan berakhlak mulia.
Reporter: Aris.S







