klikFakta.com, JAWA TENGAH — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah, Casytha Arriwi Kathmandu, menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pollos Hotel & Gallery, Rembang, Minggu (18/01).
Kegiatan tersebut menyasar kalangan pemuda sebagai upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan global dan derasnya arus informasi digital.
Dalam kegiatan tersebut, Casytha menekankan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi: Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika, sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus ditanamkan sejak dini, khususnya kepada generasi muda.
Casytha menyampaikan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan penjaga keutuhan bangsa. Ia menilai, pemahaman kebangsaan yang kuat akan menjadi benteng dalam menghadapi paham-paham yang dapat menggerus persatuan serta rasa cinta tanah air.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Cinta tanah air bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan kontribusi nyata untuk Indonesia,” ujar Casytha.
Lebih lanjut, Casytha mengajak generasi muda untuk aktif berperan dalam pembangunan nasional, baik melalui pendidikan, inovasi, maupun keterlibatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas dan karakter pemudanya saat ini.
“Peran aktif pemuda hari ini yang kemudian dibutuhkan dalam meneruskan estafet perjuangan. Maka, pemuda harus memiliki kualitas dan karakter dalam meneruskan cita-cita luhur bangsa ini, ” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini diharapkan dapat memperkuat rasa nasionalisme serta menumbuhkan kesadaran kolektif pemuda di Rembang untuk terus menjaga nilai-nilai kebhinekaan, demokrasi, dan persatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Reporter: Ahmat Saiful







