KlikFakta.com, JEPARA – Kondisi jalan rusak parah di ruas Jalan Raya Mlonggo–Bangsri, tepatnya di wilayah Desa Sekuro dan Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, menuai keluhan dari masyarakat, terutama pada momentum arus mudik dan balik Lebaran.
Alih-alih memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, kerusakan yang terjadi justru menimbulkan kekecewaan warga. Mereka menilai kondisi tersebut tidak sejalan dengan slogan “Jepara Mulus” yang selama ini digaungkan.
Salah satu warga, Aditya (36), mengaku sangat kecewa dengan kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata. Ia bahkan harus menanggung kerugian akibat kendaraannya mengalami kerusakan setelah melintas di jalur tersebut.
“Saya kecewa berat. Jalan rusak seperti ini sangat membahayakan. Kendaraan saya sampai rusak, bahkan saya dengar ada juga yang jatuh karena kondisi jalan yang buruk,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Asiyah (31), warga lainnya yang menilai perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah belum maksimal. Menurutnya, titik jalan yang rusak sebenarnya sudah pernah diperbaiki, namun hanya bertahan dalam waktu singkat sebelum kembali rusak.
“Sudah pernah ditambal, tapi baru beberapa hari sudah rusak lagi. Seharusnya perbaikan dilakukan dengan kualitas yang baik, bukan sekadar tambal sulam,” ungkapnya.
Asiyah juga membandingkan kondisi jalan di Jepara dengan daerah lain, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, yang dinilainya memiliki kualitas infrastruktur jalan yang lebih baik dan benar-benar mulus, bukan sekadar slogan.
“Kita bisa lihat di daerah lain, jalannya benar-benar bagus dan mulus. Tidak hanya sekadar janji atau slogan saja,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dan melakukan perbaikan secara menyeluruh dan berkualitas. Selain demi kenyamanan, hal ini juga dinilai penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Mereka juga menekankan bahwa kondisi infrastruktur yang baik akan mencerminkan wajah daerah, sehingga tidak menimbulkan kesan buruk jika dibandingkan dengan wilayah lain.







