KlikFakta.com, JEPARA — Derby Jawa Tengah antara Persijap Jepara dan Persis Solo berlangsung sengit namun berakhir tanpa pemenang. Kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 0–0 dalam lanjutan pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (5/3/2026) malam.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka dan saling menekan. Persijap yang tampil di hadapan pendukung sendiri mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dahulu. Peluang pertama tuan rumah datang pada menit ke-6 melalui tendangan bebas Borja Herrera. Namun, bola masih mampu ditepis kiper Persis Solo, M. Riyandi.
Persis yang ditangani pelatih Milomir Seslija kemudian merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Tim tamu sempat mengancam lewat tendangan keras Miroslav Maricic, tetapi bola masih melenceng dari gawang Persijap yang dijaga Muh Ardiansyah.
Pertandingan semakin menarik ketika gelandang muda Persis Solo, Zanadin Fariz, tampil agresif di lini tengah. Ia beberapa kali terlibat duel sengit dengan gelandang Persijap, Lucas Morelatto, dalam perebutan penguasaan bola.
Peluang emas sempat dimiliki Persis pada menit ke-29 melalui Bruno Gomes. Namun, gol yang diharapkan tak tercipta karena sang striker lebih dahulu terjebak dalam posisi offside.
Menjelang akhir babak pertama, Persijap juga meningkatkan tekanan. Aksi Lucas Morelatto yang mengirim umpan silang hampir dimanfaatkan Carlos Franca di depan gawang. Sayangnya, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol. Hingga wasit Rio Permana Putra meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap bertahan 0–0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Pada menit ke-54, pemain Persijap Jose Luis Espinosa Arroyo atau Tiri menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Persis.
Persis kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-65 dengan memasukkan Arfianto Nico menggantikan Eky Taufik. Namun, Nico langsung menerima kartu kuning tidak lama setelah masuk lapangan.
Sementara itu, Persijap mencoba menambah daya serang dengan memasukkan Alexis Gomez menggantikan Borja Herrera pada menit ke-71.
Drama terjadi pada menit ke-75 ketika wasit melakukan pengecekan melalui VAR terhadap pelanggaran Tiri terhadap Roman Paparyha yang berpotensi menciptakan peluang gol. Setelah peninjauan ulang, wasit memutuskan memberikan kartu merah kepada Tiri. Keputusan tersebut membuat Persijap harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Unggul jumlah pemain, Persis Solo semakin intens menekan pertahanan tuan rumah. Tim tamu juga melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Abu Kamara pada menit ke-84 menggantikan Roman Paparyha untuk menambah daya dobrak di lini depan.
Pada masa injury time, Persis hampir memecah kebuntuan melalui peluang emas Abu Kamara. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh kiper serta lini pertahanan Persijap yang tampil disiplin.
Meski Persis terus menekan sepanjang tambahan waktu sekitar 10 menit, hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap tidak berubah.
Hasil imbang ini membuat Persijap Jepara masih bertahan tepat di atas zona degradasi di posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin. Sementara Persis Solo masih tertahan di zona degradasi, menempati posisi ke-17 dengan 17 poin.
Tambahan satu poin bagi kedua tim membuat persaingan di papan bawah klasemen BRI Super League musim ini semakin ketat, terutama dalam upaya menghindari zona degradasi.
Reporter: Aris. S







