Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Gelar Talkshow ‘Pemberdayaan Perempuan’, DEMA STAI Al-Anwar Tekankan Adab dan Peran Sosial di Era Digital

KlikFakta.com, REMBANG – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Anwar menggelar Talkshow Pemberdayaan Perempuan dengan tema Cyberfeminism dan Identitas Perempuan di Dunia Digital sebagai respon atas tantangan ruang digital yang semakin kompleks, Rabu (11/2/2026).

Acara Talkshow ini dihadiri oleh segenap dosen dan anggota BEM eksternal serta para mahasiswa kampus STAI Al-Anwar Sarang.

Talkshow diawali dengan pembuka dari moderator yang berpendapat bahwa feminis merupakan ruang lingkup yang umum mengenai keadilan.

Kemudian, Yulita Putri selaku narasumber merespon apa yang disampaikan oleh moderator. Aktivis perempuan dan pegiat dalam literasi digital itu mengungkapkan, bahwa pemberdayaan bukan hanya sekadar skill namun juga analitik atau pemikiran.

Lebih lanjut, Yulita menyebutkan akun-akun sosial media (sosmed) yang mendukung pemberdayaan perempuan, diantaranya; akun instagram @swararahima, @jakartafeminist, @jurnal_perempuan, dan lain sebagainya.

“Kejahatan yang pada media sosial terjadi lebih halus, tanpa kita tau pelaku kejahatan tersebut. Digital tersebut semakin berkembang sehingga perlu adanya literasi dengan mengikuti akun-akun sosmed yang mendukung pemberdayaan perempuan.” Kata Yulita dengan langsung menayangkan akun-akun sosmed tersebut.

Ketua Pelaksana, Fiki Ismatul, menginisiasi acara ini sebagai bentuk respon terhadap adanya hate speech yang ditemukannya di banyak platform media sosial mengarah pada perempuan. Hal ini menimbulkan pernyataan apakah cyberfeminism merupakan bentuk fenomena atau hal lainnya.

“Dengan adanya kegiatan talkshow ini saya berharap para pegiat media sosial dapat menyikapi siber dan memberikan imbalan yang setara pada pelaku kekerasan di media sosial tersebut.” Ujar Fiki.

Melalui kegiatan tersebut, DEMA STAI Al-Anwar berharap nilai-nilai adab yang tumbuh dalam tradisi pesantren tetap aktual dan mampu menjawab tentangan zaman. Selain itu, Talkshow ini diharapkan bukan hanya sekadar menjadi forum diskusi, malainkan langkah awal untuk memperkuat literasi digital serta mendorong perempuan agar semakin berdaya, kritis, dan bertanggung jawab dalam memerankan perannya di dunia dgital.

 

Editor : Saiful
Penulis : Hasna Fikriyah

Share: