klikFakta.com, Jepara — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memastikan ketersediaan elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram atau elpiji melon dalam kondisi aman.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Jepara, Ferry Yudha Adhi Dharma, mengatakan hingga saat ini pasokan elpiji 3 kilogram di wilayah Jepara masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, ia mengakui bahwa konsumsi elpiji biasanya mengalami peningkatan menjelang momentum Nataru.
“Untuk saat ini, stok elpiji 3 kilogram masih dalam kondisi aman. Kami juga terus melakukan pemantauan dan pengecekan melalui agen maupun pangkalan,” ujar Ferry saat dihubungi, Rabu (17/12).
Berdasarkan data Pemkab Jepara, total kuota elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Jepara pada tahun 2025 tercatat sebanyak 11.384.000 tabung. Dari jumlah tersebut, realisasi penyaluran telah mencapai 10.873.290 tabung. Dengan demikian, masih tersisa kuota sekitar 510.710 tabung atau sekitar 4,49 persen dari total kuota yang tersedia.
Meski stok dinilai masih mencukupi, Pemkab Jepara tetap membuka peluang untuk mengajukan penambahan kuota elpiji bersubsidi apabila terjadi lonjakan permintaan yang signifikan menjelang maupun selama periode Nataru.
“Sampai saat ini kami belum mengajukan penambahan kuota karena kondisi di lapangan masih relatif terkendali. Namun, apabila ke depan diperlukan, tentu akan kami ajukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” jelasnya.
Pemkab Jepara juga mengimbau masyarakat agar menggunakan elpiji bersubsidi secara bijak dan sesuai peruntukannya. Hal tersebut penting guna memastikan distribusi elpiji 3 kilogram dapat berjalan lancar, merata, dan tepat sasaran, khususnya bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro yang berhak menerima subsidi.
Reporter: Aris S







