Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Bawaslu Jepara Tertibkan Ribuan APK

Penertiban APK oleh Bawaslu Jepara (KlikFakta/Nur Ithrotul Fadhilah)

KlikFakta.com, JEPARA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jepara menertibkan sebanyak 6.920 alat peraga kampanye (APK) milik partai politik.

Rata-rata APK ini melanggar Kebersihan Keindahan dan Ketertiban (K3).

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara Sujiantoko, Kamis (11/1/2024).

”Penertiban ini dilaksanakan oleh Bawaslu dan Panwaslu Kecamatan bersama dengan satpol PP. Untuk saat ini sudah diperoleh 6.920 APK melanggar,” kata dia.

Suji menyebut, APK yang melanggar paling banyak ada di Kecamatan Pecangaan sebanyak 1.063 APK, di susul Kecamatan Kedung sebanyak 789 APK.

Sementara Kecamatan Tahunan 786 APK, Kecamatan Pakis Aji 610 APK, Kecamatan Keling 608 APK, Kecamatan Mayong dan Nalumsari masing-masing 495 APK, dan Kecamatan Kembang 453 APK.

Selanjutnya, di Kecamatan Batealit 379 APK. Kecamatan Kalinyamatan 349 APK, Kecamatan Jepara 333 APK, Kecamatan Donorojo 277 APK, Kecamatan Mlonggo 272 APK, Kecamatan Welahan 230 APK, Kecamatan Bangsri 104 APK, dan terkecik di Kecamatan Karimunjawa hanya 18 APK.

Menurutnya, ribuan APK yang ditertibkan tersebut melanggar secara administrasi.

Sebelumnya, Bawaslu juga sudah melakukan peringatan kepada peserta pemilu untuk melakukan pemindahan atau menurunkan APK yang melanggar.

”Terkait penertiban ini, Bawaslu secara administrasi juga telah menyampaikan pelanggaran tersebut kepada KPU,” bebernya.

Sujiantoko memastikan, untuk APK yang tidak melanggar ketentuan pada Keputusan KPU Nomor 140 tahun 2023 tentang larangan pemasangan alat peraga kampanye dan Perda Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3), akan tetap berdiri.

”Terhadap alat peraga yang tidak melanggar ketentuan tersebut maka dilewati,” imbuhnya.

Penertiban APK melanggar oleh Bawaslu ini akan terus berlanjut sampai menjelang hari tenang. Namun, karena banyaknya APK yang melanggar dan adanya pemasangan baru di zona yang melanggar, maka penertiban akan berjalan secara bertahap.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *